Dua Orang Tewas di Serang, Polisi Buru Penjual Miras Oplosan
Aparat Polres Serang memburu penjual minuman keras (miras) oplosan. Muhammad Rifai (21) dan Safrudin (33)tewas setelah menenggak miras oplosan
"Kemudian rekan korban Rijal datang sambil membawa 2 botol minuman arak bali," ujar Andi.
Tak lama berselang, Andi menambahkan, datang dua rekannya yang lainnya yakni Yudi dan Jarim.
Sebelum pesta miras, arak bali yang dibawa Rijal itu kemudian dioplos dengan tuak.
Keesokan harinya pada Rabu (10/1/2024), korban bersama rekan-rekannya Rijal, Agus, Hamyadi, Robi, Dadang, Yudi, dan Jarim pergi ke tempat hiburan malam dengan membawa 5 liter miras jenis tuak.
Namun, tuak yang dibawanya tidak boleh masuk ke dalam tempat hiburan malam.
Sehingga, pada Kamis (11/1/2024) siang, korban Safrudin kembali menghubungi Saefullah untuk lanjut pesta miras.
Namun ajakan tersebut ditolak, karena Saefullah harus bekerja.
Ternyata, kedua korban melanjutkan pesta miras bersama rekan yang lain yakni Agus, Hamyadi, dan Rijal.
"Setelah pulang kerja sekira pukul 18.10 WIB, Saefullah mampir ke tempat pos ronda. Di sana ada Agus, Rifai, Hamyadi, Safrudin, dan Rijal," ujar Andi.
Usai pesta tiga hari, pada Kamis (11/1/2024) pukul 23.00 WIB Safrudin dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Tiga jam kemudian, korban kedua Rifai dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (12/1/2024) pukul 02.00 WIB di rumahnya.
Andi menambahkan, saat ini Polres Serang sedang menyelidiki kasus dugaan tewasnya warga Lebak Wangi yang diduga usai pesta miras.
Sebanyak 10 orang saksi telah diperiksa guna mengungkap lokasi penjualan mirasnya.
"Masih melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian tersebut, dan untuk mengetahui tempat membeli miras yang diminun korban," tandas Andi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Buru Penjual Miras Penyebab 2 Warga Serang Banten Tewas"
Police Hunt for Liquor Seller Cause 2 Residents of Serang Banten Died
| Anggota Pansus DPRD Kabupaten Serang Bantah Isu Penolakan LKPj Bupati Tahun 2025 : Itu Tidak Benar |
|
|---|
| Air PDAM Tirta Al-Bantani Keruh Kecoklatan, Warga Serang Meradang: Bayar Rutin Tapi Tak Layak Pakai |
|
|---|
| Ratusan Pegawai Bapenda Banten dari Seluruh UPT Kumpul di Plaza Aspirasi, Ada Apa? |
|
|---|
| Tunjangan Fantastis Pimpinan DPRD Kabupaten Serang Disorot: Rakyat Susah, Pejabat Nyaman |
|
|---|
| Atasi Banjir! Tiga Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Mulai Mei 2026, Ini Daftarnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/polda-banten-melakukan-pemusnahan-puluhan-ribu-botol-miras-4.jpg)