Dugaan Pencemaran Lingkungan Chandra Asri, Polisi Periksa 17 Orang Termasuk Manajemen Perusahaan

Sebanyak 17 orang dimintai keterangan terkait dugaan pencemaran lingkungan di PT Chandra Asri Pasific.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Engkos Kosasih
Sebanyak 17 orang dimintai keterangan terkait dugaan pencemaran lingkungan di PT Chandra Asri Pasific. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Didik Hariyanto. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 17 orang dimintai keterangan terkait dugaan pencemaran lingkungan di PT Chandra Asri Pasific.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Didik Hariyanto.

"Kami sedang berjalan pemeriksaan," kata dia seperti dilansir laman Polri pada Selasa (23/1/2024).

Dia menjelaskan dari belasan orang yang diperiksa itu, tujuh di antaranya manajemen PT Chandra Asri Pacific.

Dampak dari pencemaran lingkungan itu, kata dia, ada 10 orang menjadi korban.

Baca juga: Polri Pastikan Kondisi Kota Cilegon Aman Pasca Kebocoran Gas di Chandra Asri

"Mereka terdampak paparan gas hidrokarbon pada saat kejadian proses flaring di pabrik kimia," ujarnya.

Dari 10 orang korban, tiga di antaranya harus mendapat perawatan intensif dari rumah sakit.

Jika pemeriksaan sudah lengkap, pihak kepolisian akan segera mengumumkan hasilnya.

"Kurang lebih sekitar satu minggu, ketika tunggu nanti hasilnya. Begitu hasilnya ada, kita akan sampaikan," tambahnya.

Polisi Pastikan Kondisi Cilegon Aman

Mabes Polri memastikan kondisi di sejumlah wilayah di Kota Cilegon aman, paska terjadinya insiden gangguan alat di PT. Chandra Asri Pacific (CAP) Tbk Ciwandan, yang menimbulkan pembakaran gas di cerobong (flare stack).

Kasubdit Toksikologi Lingkungan Puslabfor Mabes Polri, AKBP Faizal Rachmad menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP pada Minggu (21/1/2024) kemarin sekitar 09.00 WIB.

Bersama dengan tim penyidik dari Polda Banten, didampingi Dirpamobvit Polda Banten, Kapolres Cilegon hingga Tim Brimob pihaknya telah menelusuri TKP

"Di TKP kami temukan hanya gas senyawa hidrokarbon, tapi yang perlu ditegaskan di sini gasnya dalam kondisi aman. Jadi perlu digaris bawahi, kondisi di tkp sudah dalam kondisi aman dan jauh dari batas baku mutu udara," ujarnya saat konferensi pers di Polres Cilegon, Senin (22/1/2024).

Baca juga: Dampak Bau Kimia dari PT Chandra Asri, Siswa Diizinkan Belajar di Rumah

Menurut Faizal, pada saat menelusuri tkp, pihaknya memastikan kondisi saat ini dalam keadaan aman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved