Pemilu 2024
130 Tim Khusus dengan 1.040 Petugas PLN Siaga Selama Pemilu 2024, Siap Bergerak 24 Jam
PLN bersama pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024.
TRIBUNBANTEN.COM - PLN memberikan perhatian khusus di tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2024 yang membutuhkan layanan tambah daya dan multiguna.
Pada Pemilu 2024 ini, PLN menetapkan masa siaga pada 11-20 Februari serta membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personel di seluruh daerah di Tanah Air.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sudah menyiapkan seluruhnya sejak dua bulan lalu.
Baca juga: Ini Lokasi Siaga Prioritas PLN UID Banten saat Pemilu 2024, Pastikan Listrik Aman dan Andal
"PLN fokus mengamankan pasokan listrik untuk mendukung kelancaran Pemilu 2024," katanya di Posko Nasional Siaga Kelistrikan Pemilu di kantor PLN pusat, Senin (12/2/2024).
Darmawan Prasodjo memimpin langsung apel siaga kelistrikan Pemilu 2024 untuk memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi prima.
PLN bersama pemerintah berkomitmen untuk menyukseskan pesta demokrasi Pemilu 2024.
PLN telah memproyeksikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman pada hari H Pemilu pada 14 Februari 2024.
Darmawan memastikan seluruh pembangkit dalam kondisi yang prima dengan Hari Operasi Pembangkit (HOP) di atas 20 hari.
Adapun pembangkit Independent Power Producer (IPP) seluruh pasokan energi primer rata-rata HOP mencapai di atas 15 hari.
"Direksi Holding, Subholding dan seluruh unit sudah memberikan laporannya, semua infrastruktur dalam kondisi prima. Pasokan kelistrikan tercukupi dan sistem dipastikan andal," ucapnya.
Baca juga: Dirut PLN Darmawan Prasodjo Dinobatkan Jadi Executive of The Year Tingkat Asia
PLN juga telah mendata lokasi-lokasi strategis pemilu dan kebutuhan pasokan listriknya di seluruh Tanah Air.
Selanjutnya, PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi prima untuk menjaga keandalan pasokan.
Tak hanya pembangkit, seluruh kesiapan infrastruktur jaringan juga dalam posisi yang prima.
Seluruh insan PLN di wilayah juga sudah membangun pola operasi yang siap mengakomodasi setiap kawasan prioritas lengkap dengan mitigasi risikonya.
PLN juga menyiapkan skema berlapis pada tiap sistem kelistrikan.
Baca juga: Strategi Jitu, Penjualan Listrik 2023 Naik Jadi 285,23 TWh: 10 Pelanggan Besar Beralih ke PLN
"Bukan hanya dalam manuver pembebanan jika terjadi gangguan, tetapi juga kesiapan alat, komponen, dan infrastruktur cadangan yang siap terpasang dalam kondisi apapun," katanya.
Menurut Darmawan, sebanyak 130 tim pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personel akan siaga selama masa siaga Pemilu 2024.
Peralatan pendukung juga akan disiagakan, yaitu 1.731 unit genset, 1.091 unit gardu bergerak (UGB), 116 unit kabel bergerak (UKB), 735 unit uninteruptible power supply (UPS), dan 395 unit crane.
Untuk pendukung operasional di lapangan, PLN juga menyiapkan 3.756 unit mobil dan 3.318 unit motor.
Terkait pelayanan pelanggan, Darmawan memastikan PLN akan siap 24 jam melayani kebutuhan pelanggan.
Baca juga: Ini 5 Cara Mudah Atur Pemakaian Listrik via PLN Mobile: Fitur Catat Meter Setiap 23 dan 27
Dia memastikan PLN Mobile telah diperkuat layanannya sehingga penanganan gangguannya dapat kian cepat.
Khusus untuk melayani kebutuhan kendaraan listrik, PLN juga menyiagakan 624 unit Stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh Tanah Air.
"Ketersediaan SPKLU yang tersebar juga sudah dipastikan dalam kondisi prima, termasuk dengan kesiagaan setiap personel di SPKLU," ujarnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.