Diduga Terpeleset, Nelayan di Pantai Carita Hilang saat Melaut

Seorang nelayan bernama Saad (55) asal Kampung Kacapi, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilaporkan hilang di perairan pantai Pasauran

Tayang:
Penulis: Sobirin | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Upaya pencarian korban tenggelam oleh Basarnas. Seorang nelayan bernama Saad (55) asal Kampung Kacapi, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilaporkan hilang di perairan pantai Pasauran Carita, Pandeglang. 

Laporan Wartawan Tribunbanten.com, Sobirin

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN LEBAK - Seorang nelayan bernama Saad (55) asal Kampung Kacapi, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilaporkan hilang di perairan pantai Pasauran Carita, Pandeglang.

Diduga nelayan tersesebut terpeleset lalu tercebur ke laut saat menangkap ikan.

Baca juga: Ayah dan Anak Ditemukan Tewas Tenggelam di Kali Ciarab Tangerang, Berikut Ciri-cirinya

Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten, Heru Amir, menjelaskan Peristiwa kecelakaan laut itu terjadi pada Selasa (26/03/24) pukul 09.00 WIB.

Korban merupakan salah satu ABK MOB 1 yang terjatuh dan hilang di Perairan Pasauran kawasan Pantai Carita, Pandeglang.

"Sekitar pukul 05.30 WIB para nelayan berangkat melaut menggunakan Kapal KM Karisma jenis payang dan berlayar menuju Perairan Pasauran dengan 8 orang ABK,"

"Kemudian pukul 09.00 WIB KM Karisma tiba di Perairan Pasauran dengan perkiraan 600 meter ke daratan. Nahkoda dan ABK melakukan tebar jaring , setelah selesai menebar jaring, Kasim melihat salah satu ABK yang terjatuh ke laut dan diduga karena terpeleset," ungkap Heru saat dikonfirmasi, Rabu, (27/03/24).

Dijelaskan Heru, beberapa ABK yang lain bergegas melakukan pertolongan untuk menyelamatkan Saad yang terjatuh.

Namun, Saad tidak terselamatkan dan sampai saat ini dinyatakan hilang.

"Segera melakukan pertolongan dengan menarik jaring agar korban An. Saad (55 tahun) dapat diselamatkan. Namun pada saat menarik jaring (Payang) korban terlepas dari jaring," katanya.

Sementara itu, pihak Basaenas Banten saat ini tengah melakukan penyisiran di sekitar Perairan Pasauran kawasan Pantai Carita dengan menggunakan Perahu Karet dan Motor Tempel sejauh 3 kilometer.

"Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan motor tempel sejauh 3 kilometer," uajr Heru.

Selain itu juga tim melakukan pemantauan dengan menggunakan drone di sekitaran lokasi kejadian perkara (LKP).

"Kami berharap pada operasi hari pertama itu bisa ditemukan korban seiring cuaca cukup normal," kata Heru. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved