Apdesi Kritik DPRD Banten yang Kembali Usulkan Nama Al Muktabar Jadi Pj Gubernur
Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) Banten mengkritik usulan nama Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (Apdesi) Banten mengkritik usulan nama Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten.
Nama Al Muktabar kembali diusulkan DPRD Banten untuk mengisi jabatan Pj Gubernur Banten yang akan mengalami kekosongan pada 12 Mei 2024.
Ketua Apdesi Banten, Uhadi menilai DPRD Banten terlalu terburu-buru dalam mengusulkan nama Al Muktabar sebagai Pj Gubernur.
Baca juga: DPRD Kembali Usulkan Al Muktabar Jadi Pj Gubernur Banten
"Dan ini terkesan sepihak tanpa menerima masukan dari pihak lain," kata Uhadi dalam pesan instan yang diterima TribunBanten.com, Senin (22/4/2024).
Menurut Uhadi, harusnya DPRD Banten meminta pendapat terlebih dahulu pada sejumlah pihak, seperti Akademisi, Tokoh Masyarakat, termasuk Apdesi.
"Harusnya minta pendapat dulu bagaimana kinerja Pak Muktabar selama 2 tahun menjabat Pj Gubernur Banten," ujar dia.
Sebab kata Uhadi, selama 2 tahun Al Muktabar belum membawa perubahan signifikan untuk Banten, terutama dalam segi infrastruktur jalan dan kesehatan.
Meskipun lanjut dia, Pemerintah Provinsi Banten telah mengucurkan ribuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) ke setiap desa di Banten setiap tahun.
Namun masih ada desa yang menyandang status tertinggal karena sebaran PSU tidak merata, sebab Al Muktabar hanya fokus kepada kuantitas.
"Sedangkan kualitas pembangunan dan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pedesaan tidak dimaksimalkan," ungkapnya.
Kemudian di sisi kesehatan, lanjut Uhadi, masyarakat di pedesaan masih sulit mengakses fasilitas kesehatan lantaran Rumah Sakit Labuan dan Cilograng yang dibangun Pemerintah Provinsi Banten belum berfungsi.
"Anggaran yang sudah digelontorkan di dua RS itu ratusan miliar, tapi saat ini belum difungsikan juga," ungkapnya.
Baca juga: Peluang Al Muktabar Jadi Pj Gubenur Banten Terbuka Lebar, Ini Alasannya
Terpisah Sekretaris Apdesi Banten, Rafik Rahmat Taufik mengaku akan berkoordinasi dengan Kemendagri kaitan usulan DPRD Banten tersebut.
Sebab kata Rafik, Apdesi Banten merasa kecewa pada DPRD yang secara sepihak mengajukan nama Al Muktabar ke Kemendagri.
"Kita mungkin akan ke Kemendagri untuk meminta tidak terburu-buru mengambil keputusan menunjuk Pj Gubernur Banten," singkat Rafik.
| Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Banten Kukuhkan Tiga Personel Satops Patnal Lapas Serang |
|
|---|
| Ngadu ke Komisi X DPR, Forum Guru Banten Bongkar Ketimpangan Tunjangan PPPK vs PNS |
|
|---|
| Besok! Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Posbankum Nasional di Banten |
|
|---|
| Sekolah Gratis di Banten Picu Ketimpangan! SMA Swasta Tertekan, Distribusi Siswa Tak Merata |
|
|---|
| Anggaran Program Sekolah Gratis Tersendat, Kepala Sekolah di Tangerang Andalkan Dana Talangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Pj-Gubernur-Al-Muktabar-z.jpg)