Thomas dan Uber Cup 2024

Hasil Final Thomas dan Uber Cup 2024: Indonesia Kawinkan Medali Perak

Indonesia kalah atas beregu putra dan putri China dalam laga final yang digelar di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, Shichuan, China pada Minggu

|
Editor: Glery Lazuardi
Tangkapan layar situs resmi BWF/bwfthomasubercups.bwfbadminton.com
Indonesia kalah atas beregu putra dan putri China dalam laga final yang digelar di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, Shichuan, China pada Minggu (5/5/2024). 

TRIBUNBANTEN.COM - Indonesia mengawinkan medali perak Thomas dan Uber Cup 2024.

Indonesia kalah atas beregu putra dan putri China dalam laga final yang digelar di Hi Tech Zone Sports Centre, Chengdu, Shichuan, China pada Minggu (5/5/2024).

Tim putri bulu tangkis Indonesia pulang ke Tanah Air dengan membawa medali perak dari kejuaraan beregu putri Piala Uber 2024.

Tim "Merah Putih" mencatatkan medali Piala Uber pertama sejak 2010.

Baca juga: Indonesia Takluk Atas Tuan Rumah, China Kawinkan Gelar Thomas-Uber Cup 2024

China meraih poin pertama pada partai puncak melalui tunggal pertama Chen Yu Fei, yang menang dua gim langsung 21-7, 21-16 atas Gregoria Mariska Tunjung.

Performa Gregoria diredam Chen saat mereka bersaing untuk ke-13 kalinya.

Jorji, sapaannya, yang kecewa dengan penampilannya, mengucap rasa syukur atas pencapai tim putri Indonesia pada Piala Uber edisi ke-30 ini.

Kekuatan mental, daya juang setiap pemain, serta kekompakan tim, mengantarkan mereka ke partai puncak kejuaraan beregu bergengsi ini.

"Saya berada di tim yang kompak, yang bisa membangun kerja sama yang bagus," pujinya, melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Saya yakin, kekompakan itu yang membuat kami hari ini ada di sini, di final Piala Uber 2024," Jorji, menambahkan.

Tim putri tuan rumah menggandakan keunggulan sementara melalui kemenangan pasangan nomor satu dunia, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

Mereka menang atas pasangan "dadakan", Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, melalui straight games 21-11, 21-8.

"Hasilnya belum sesuai yang diinginkan, tapi kami tetap bersyukur karena menurut kami. Tim Uber tampil di final saja sudah bangga sekali," tanggap Ribka.

Pada kesempatan tersebut, Fadia sempat menyinggung kiprahnya kali terakhir bersama Ribka pada Piala Uber 2020 di Aarhus, Denmark.

"Saat itu kami masih pasangan dan bisa menyumbang poin saat lawan Thailand. Sayang, tim kita kalah tipis 2-3 dari mereka di perempat final," kenangnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved