20 Link Twibbon Hari Buku Nasional 2024, Yuk Pasang dan Bagikan Pada 17 Mei

Link bingkai foto Twibbon Hari Buku Nasional 2024 berikut ini cocok digunakan dan dibagikan di media sosial pada Jumat (17/5/2024).

Editor: Abdul Rosid
Kolase/TribunBanten.com via twibbonize.com
Link bingkai foto Twibbon Hari Buku Nasional 2024 berikut ini cocok digunakan dan dibagikan di media sosial pada Jumat (17/5/2024). 

TRIBUNBANTEN.COM - Link bingkai foto Twibbon Hari Buku Nasional 2024 berikut ini cocok digunakan dan dibagikan di media sosial.

Hari Buku Nasional diperingati setiap tanggal 17 Mei. Tahun ini jatuh pada Jumat (17/5/2024).

Untuk memperingatinya telah disediakan Twibbon Hari Buku Nasional 2024.

Baca juga: Link Download Logo dan Tema Hari Buku Nasional 2024

Twibbon Hari Buku Nasional 2024 yang disediakan dengan beragam desain keren dan menarik.

Sejarah Hari Buku Nasional

Tanggal 17 Mei 2024 ada peringatan nasional yakni Hari Buku Nasional.

Ditetapkannya tanggal 17 Mei karena pada 17 Mei 1980 merupakan tanggal berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0164/0/1980 yang ditandatangani oleh Dr Daoed Joesoef, Menteri Pendidikan pada saat itu.

Link bingkai foto Twibbon Hari Buku Nasional 2024 berikut ini cocok digunakan dan dibagikan di media sosial pada Jumat (17/5/2024).
Link bingkai foto Twibbon Hari Buku Nasional 2024 berikut ini cocok digunakan dan dibagikan di media sosial pada Jumat (17/5/2024). (Freepik)

Perpusnas RI sejarahnya memiliki keterkaitan dengan Perpustakaan Museum Nasional.

Bahkan koleksi bukunya hampir banyak hibahan dari Perpustakaan Museum Nasional.

Perpustakaan tersebut lalu digabung ke Pusat Pembinaan Perpustakaan pada tahun 1980.

Pusat Pembinaan Perpustakaan kemudian disatukan menjadi bagian dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Ide Hari Buku Nasional ini dicetuskan oleh Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Megawati Soekarnoputri, Abdul Malik Fadjar.

Tujuannya untuk meningkatkan minat baca dan literasi di Indonesia. Hal ini karena minat baca di Indonesia masih tergolong rendah.

Merujuk pada situs resmi Kemendikbud, hasil survei yang dilakukan dalam Program for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa peringkat nilai kemampuan literasi peserta didik Indonesia masih jauh tertinggal dari negara-negara lainnya.

Berdasarkan data yang didapat dari situs resmi Perpustakaan UNHAN RI, UNESCO juga menyatakan bahwa minat baca Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya, hanya ada 1 dari 1000 orang yang rutin membaca.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved