Ribuan Buruh Bakal Kepung Istana Negara 6 Juni 2024, Tegas Tolak Program Tapera
Ribuan buruh berencana akan menggelar aksi unjuk rasa menolak kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Fleksibilitas kerja melalui kontrak dan outsourcing yang semakin bebas, hanya memberikan kemudahan bagi pengusaha untuk memperlakukan buruh sebagai alat produksi semata, bukan sebagai manusia yang memiliki hak dan martabat. UU Cipta Kerja juga menyebabkan upah murah, pesangon rendah, mudahnya PHK, jam kerja yang fleksibel, hingga hilangnya beberapa saksi pidana.
"Tidak ketinggalan, dalam aksi 6 Juni, buruh juga menuntut Hapus OutSourcing Tolak Upah Murah (HOSTUM)," kata Said Iqbal.
"Sistem outsourcing yang tidak memberikan kepastian kerja dan upah yang jauh dari layak, telah menempatkan buruh dalam kondisi yang semakin sulit. Hidup mereka seperti terombang-ambing dalam ketidakpastian yang terus menghantui," tambahnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com
| Sidang Kabinet Merah Putih di Momen Satu Tahun Pemerintahan Prabowo: Dress Code Batik Coklat |
|
|---|
| Reshuffle Ketiga, Ini Daftar Menteri, Wakil Menteri dan Pejabat yang Dilantik Prabowo |
|
|---|
| Gantikan Sri Mulyani, Begini Jawaban Purbaya Yudhi Sadewa saat Ditanya soal 17+8 Tuntutan Rakyat |
|
|---|
| Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Menteri Baru yang Dilantik Presiden Prabowo Sore Ini |
|
|---|
| Sebanyak 120 Pelajar Dicegat Polisi, Diduga Hendak Ikut Demo di DPR Hari Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/buruh-demo-uu-cipta.jpg)