Cerita Lengkap dan Profil Dua Paskibraka Nasional 2024 asal Provinsi Banten

Provinsi Banten mengirimkan dua calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2024.

Editor: Glery Lazuardi
Kolase Tribun Banten
Provinsi Banten mengirimkan dua calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2024. Mereka terpilih melalui proses rekrutmen dan seleksi yang ketat untuk upacara peringatan HUT ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara atau IKN. 

TRIBUNBANTEN.COM - Provinsi Banten mengirimkan dua calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2024.

Mereka terpilih melalui proses rekrutmen dan seleksi yang ketat untuk upacara peringatan HUT ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara atau IKN.

Dua calon Paskibraka asal Banten itu tergabung dalam 76 calon Paskibraka tingkat pusat tahun 2024 akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan pada tanggal 12 Juli sampai dengan 10 Agustus 2024.

Acara digelar di Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Dua Anggota Paskibraka di Lebak Tewas Tenggelam di Kolam Eks Galian Pasir

Dua calon Paskibraka tersebut, yaitu

Naufal Gibran Ahmadinezad Kuswara (putra)

Kirana Ashawidya Baskara (putri)

"Dari 153 ribu peserta paskibraka di seluruh Indonesia, inilah 76 calon Paskibraka tingkat pusat yang terpilih mewakili provinsinya masing-masing," ujar Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, pada Selasa (16/7/2024), dikutip dari Tribunnews.

Nantinya, para Paskibraka Tingkat Pusat ini akan melaksanakan tugas pengibaran bendera pada upacara puncak peringatan HUT RI ke-79 yang akan diadakan di IKN.

Upacara ini diharapkan menjadi momentum penting dalam sejarah Indonesia, mengingat ini adalah perayaan kemerdekaan pertama yang dilaksanakan di IKN.

Cerita Naufal Gibran Ahmadinezad

Naufal Gibran Ahmadinezad Kuswara terpilih menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional mewakili Provinsi Banten.

Di balik capaian pelajar kelas 10 SMA Pesantren Unggul Al Bayan Anyer, Kabupaten Serang, Banten itu, ada perjuangan dan kerja keras yang telah dilaluinya.

Agar lolos seleksi dan terpilih mewakili Banten, Gibran harus menjalani diet ekstrem.

Diet dilakukan Gibran agar bentuk tubuh dan berat badannya ideal dan sesuai kriteria, yakni dengan tingginya 177 cm, berat badannya harus 67-74 kilogram.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved