Pilkada
Pilkada Serentak 2024: Polda Banten Kerahkan 5 Ribu Personel
Polda Banten menerjunkan sebanyak 5.000 personel untuk mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.
TRIBUNBANTEN.COM - Polda Banten menerjunkan sebanyak 5.000 personel untuk mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Aparat kepolisian mengantisipasi ancaman yang terjadi terkait ketertiban keamanan masyarakat pada Pilkada 2024, secara bersama-sama dan bersinergi kepada semua pihak.
Selain personel gabungan Polda Banten, pihaknya bekerja sama dengan Densus 88 Polri dan jajaran TNI.
Pada Selasa (6/8/2024) kemarin, Polda Banten menggelar simulasi pengamanan Pilkada dengan melibatkan sebanyak dua ribu personel.
"Pada pelaksanaan Mantap Praja kita melibatkan lima ribu personel untuk menjaga keamanan Pilkada 2024," kata Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto pada Selasa.
Sekadar informasi, simulasi ini memperagakan sistem pengamanan pemilu yang meliputi pengamanan tahap kampanye, pengawalan very important person (VIP), pengamanan tahap pemungutan suara, serta pengamanan sidang pleno KPU.
Setiap tahapan disertai dengan eskalasi ancaman untuk menguji kesiapsiagaan dan efektivitas sistem pengamanan.
Baca juga: Jalani Karantina di Cilegon, 21 Awak KM Sri Mariana Tak Boleh Interaksi dengan Dunia Luar
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dibutuhkan suasana tertib, aman, dan stabilitas daerah yang mantap. ’
’Dengan harapan, masyarakat bisa mendapatkan pemimpin-pemimpin yang akan memandu pencapaian kesejahteraan,’’ ujarnya.
| Pilkada Serentak 2024: Ini Daftar Wali Kota dan Bupati Terpilih di Banten |
|
|---|
| Hasil Rekapitulasi di KPU Tangsel: Ben-Pilar dan Airin-Ade Unggul pada Pilkada Serentak |
|
|---|
| Pilkada Serentak 2024, Ketua DPRD Cilegon Tunggu Realisasi Janji Kepala Daerah Terpilih |
|
|---|
| Real Count Pilkada Banten KPU 2024: Airin Rachmi-Ade Sumardi dan Andra Soni-Dimyati |
|
|---|
| KPU Banten Umumkan Hasil Pilkada Serentak 2024 pada 8 Desember |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-polisi-seorang-jenderal-polisi-sempat-ditahan-karena-dugaan-lgbt.jpg)