Rizki Juniansyah

Sukses Raih Emas Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah Ternyata Sempat Ingin Pensiun Dini, Kenapa?

Rizki Juniansyah menyumbangkan medali emas Olimpiade Paris 2024 untuk Indonesia.

|
Editor: Ahmad Haris
Kolase TribunBanten/Instagram
Mohamad Yasin, ayah sekaligus pelatih dari Rizki Juniansyah, menceritakan perjalanan anaknya hingga sukses meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 di Cabor Angkat besi. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Atlet angkat besi asal Kota Serang, Provinsi Banten, Rizki Juniansyah kini tengah menjadi buah bibir.

Pasalnya, Rizki Juniansyah menyumbangkan medali emas Olimpiade Paris 2024 untuk Indonesia.

Torehan manis itu tidak terlepas dari proses pejuangan yang dilalui Rizki Juniansyah.

Baca juga: Keberhasilan Rizki Juniansyah dan Veddriq Leonardo di Olimpiade Paris 2024 Disorot Media Asing

Ayah Rizki, Mohamad Yasin mengungkapkan, bahwa sang anak sempat hampir menyerah dan ingin mengakhiri jadi atlet angkat besi.

Hal itu lantaran, Rizki menderita usus buntu pada Agustus 2023.

"Waktu itu, kiki harus menjalani operasi usus buntu, karena menurut dokter kondisinya sudah kronis" ujarnya kepada wartawan, Jumat, (9/8/2024).

 

 

Yasin mengungkapkan, saat itu Rizki dianjurkan oleh dokter yang merawatnya agar istirahat selama satu tahun untuk pemulihan.

"Paling cepat enam bulan, itu pun bukan untuk latihan, hanya memegang-megang besi biasa saja," ucapnya.

Namun tidak sampai enam bulan pasca operasi, Rizki sudah turun tanding kembali.

"Januari 2024 dia coba-coba lagi, sampai akhirnya Februari kembali turun tanding di Kejuaraan Asia, dan mendapat posisi ke-2" ujarnya.

Ia menambahkan, momen tersebut yang memberikan semangat baru bagi Rizki.

Baca juga: Raih Medali Emas di Debut Olimpiade, Rizki Juniansyah Sudah Latihan Angkat Besi Sejak Usia 11 Tahun

"Itu yang menjadi motivasi Rizki, hingga akhirnya di bulan April dia berhasil menyalip ke posisi pertama, dan meloloskannya ke Olimpiade," kata pria yang juga pelatih dari Rizki.

Dirinya merasa sangat bersyukur, atas prestasi yang ditorehkan Rizki untuk Indonesia.

"Alhamdulillah ini benar-benar mukjizat, Rizki bisa meraih medali emas. Mengingat perjalanan karirnya yang sempat di diagnosis tidak bisa lagi ikut tanding," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved