NGERI Megatsunami Setinggi 200 Meter Hantam Greenland, 9 Hari Bumi Bergetar
Megatsunami setinggi 200 meter menghantam wilayah terpencil di Greenland timur. Peristiwa itu menggentarkan bumi 9 hari.
TRIBUNBANTEN.COM - Megatsunami setinggi 200 meter menghantam wilayah terpencil di Greenland timur.
Megatsunami tersebut diketahui terjadi pada tahun 2024. Ahli geologi mengungkapkan megatsunami yang dipicu oleh tanah longsor besar tersebut memasuki Dickson Fjord, Greenland bagian timur yang tak berpenghuni.
Meski pangkalan militer hancur, untungnya tidak ada manusia yang menjadi korban dari peristiwa ini.
Baca juga: Enam Daerah di Banten Minggu 15 September 2024 Bakal Diguyur Hujan, Cek Prakiraan BMKG Hari Ini
Megatsunami akibat longsor gletser
Dilansir dari The Independent, Jumat (23/8/2024), tsunami di Greenland telah menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan dan terkadang menimbulkan korban jiwa.
Misalnya, terjangan gelombang laut dahsyat akibat tanah longsor di kawasan Karrat Fjord pada 2017, membanjiri desa Nuugaatsiaq dan menewaskan empat orang.
Megatsunami di lepas pantai timur Greenland dengan gelombang mencapai ketinggian lebih dari 100 meter juga dilaporkan telah mencapai dataran Eropa.
Kini, studi baru yang diterbitkan dalam jurnal The Seismic Record mempelajari sinyal gempa dan citra satelit untuk merekonstruksi rangkaian kejadian megatsunami di Greenland.
Dengan demikian, kejadian serupa diharapkan dapat dipantau dengan lebih baik di masa mendatang.
Penulis dan peneliti dari Pusat Penelitian Geosains Jerman di Potsdam, Jerman, Angela Carrillo Ponce mengungkapkan, dia dan ilmuwan lain menganalisis data seismik yang direkam di stasiun pemantauan gempa bumi berjarak lebih dari 5.000 kilometer.
Hasilnya, seperti disadur The Guardian, Jumat, mereka menemukan sinyal yang bertahan lama setelah peristiwa tanah longsor pada 16 September 2023.
Saat itu, bongkahan batu sebesar stadion rugbi dengan tinggi sekitar 50-100 meter terpantau jatuh sekitar 300–400 meter di lereng.
Para ilmuwan menemukan, tanah longsor tersebut mengangkat es gletser dan menjadi longsoran bercampur es batu sebelum mencapai air.
Megatsunami yang dihasilkan akibat peristiwa ini pun memiliki ketinggian puncak melebihi 200 meter.
Bahkan, gelombang yang ditimbulkan mencapai tinggi 60 meter di sepanjang 10 kilometer bentangan fyord atau teluk yang berasal dari lelehan gletser.
Gelombang ombak bertahan lama sejak longsor