Anggota DPRD Banten Termuda Ini Salurkan Bantuan Ambulans untuk Warga Tangerang

Anggota DPRD Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono menyalurkan bantuan ambulans untuk Gereja St. Helena, Tangerang.

Editor: Ahmad Haris
Dok. Abraham
Anggota DPRD Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono (jas hitam) saat menyalurkan bantuan ambulans untuk Gereja St. Helena, Tangerang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Anggota DPRD Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono menyalurkan bantuan ambulans untuk Gereja St. Helena, Tangerang, yang berasal dari Pelindo.  

Bantuan ini diserahkan secara simbolik pada Minggu (22/09/2024), sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diprakarsai oleh Pelindo.  

Tujuannya adalah untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang. 

Baca juga: Abraham Garuda Laksono Jadi Anggota DPRD Banten Termuda: Termotivasi Buku Bung Karno

Abraham Garuda Laksono menyatakan, bahwa memperjuangkan bantuan CSR ini merupakan bagian dari cita-citanya untuk membantu sesama.  

"Motto saya adalah 'diberkati untuk menjadi berkat bagi orang lain'," ujar Abraham dalam keterangan tertulis yang diterima TribunBanten.com, Senin (22/9/2024). 

 

 

Pemuda putra dari politisi senior PDI Perjuangan Ananta Wahana ini menambahkan, bahwa ia terinspirasi oleh pesan Paus Fransiskus yang berbunyi "Dan ingatlah, bahkan ketika kamu tidak menuai apa-apa, jangan pernah lelah menabur." 

Abraham juga menegaskan, bahwa perjuangannya ini murni bersifat kemanusiaan dan tidak terkait dengan kepentingan politik elektoral.  

"Ini sejalan dengan ajaran dalam Surat Lukas yang mengatakan, 'Jangan menahan kebaikan dari orang yang berhak menerimanya, padahal engkau mampu melakukannya'," ujarnya. 

Sosok Abraham Garuda Laksono, Anggota DPRD Banten Termuda

Abraham Garuda Laksono merupakan anggota DPRD Banten periode 2024-2029.

Pria berusia 23 tahun ini tercatat sebagai anggota DPRD Banten muda.

Abraham Garuda Laksono menceritakan, ada beberapa faktor yang mengharuskan dirinya terjun ke politik. 

Namun faktor yang paling membuat hatinya bergejolak adalah buku-buku tentang Soekarno atau Bung Karno.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved