Cuaca Ekstrem di Provinsi Banten

Ratusan Rumah di Kota Serang Rusak Usai Diterjang Angin Puting Beliung 

BPBD Kota Serang mencatat ratusan rumah di Kota Serang rusak, akibat tiupan angin puting beliung yang terjadi pada 28 - 30 Oktober 2024.

|
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Haris
Kolase TribunBanten.com/Ist
BPBD Kota Serang mencatat ratusan rumah di Kota Serang rusak, akibat tiupan angin puting beliung yang terjadi pada 28 - 30 Oktober 2024. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat ratusan rumah di Kota Serang rusak, akibat tiupan angin puting beliung yang terjadi pada 28 - 30 Oktober 2024.

Ratusan rumah yang rusak itu ada yang rusak ringan, sedang, berat, hingga roboh hampir seluruhnya.. 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Serang, Diat Hermawan mengungkapkan, ratusan rumah rusak itu tersebar di tiga kecamatan. 

Baca juga: Cuaca di Banten Besok, 2 November 2024: Lima Daerah Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

"Yaitu di Kecamatan Walantaka terdapat 114 rumah rusak ringan, 4 rumah rusak sedang, dan 6 rumah rusak berat," ujarnya kepada TribunBanten.com, Sabtu (2/11/2024).

"Kemudian di Kecamatan Serang, tepatnya di Kelurahan Cipare, terdapat 2 rumah yang toboh. Sehingga total terdapat 126 rumah rusak, saat kejadian Senin, 28 Oktober 2024," sambungnya. 

Sementara kerusakan lainnya, terjadi di Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Curug, dengan total 26 rumah.

 

 

Diat mengatakan, untuk situasi terkini, beberapa rumah yang terdampak angin puting beliung telah selesai ditangani, dan diberikan beberapa bantuan logistik. 

"BPBD sudah mengirim bantuan logistik berupa 135 paket ke kelurahan yang mengalami musibah, mudah-mudahan dapat membantu kebutuhan darurat akibat bencana," ucapnya. 

Adapun mengenai tindakan selanjutnya, BPBD mengeluarkan rekomendasi, untuk ditindaklanjuti oleh OPD Teknis.

Baca juga: 7 Rumah di Perkampungan Baduy Rusak Usai Diterjang Puting Beliung

"Untuk ini kami berikan rekomendasi ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, bagi rumah-rumah yang membutuhkan perbaikan," jelasnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat selalu waspada dan menyiapkan langkah antisipatif terhadap segala kemungkinan bencana.

"Misalkan pohon yang sudah tua ataupun rawan tumbang harus dilakukan pemangkasan," ucap Diat. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved