Pilpres Amerika Hari Ini, Donald Trump vs Kamala Harris

Amerika Serikat akan menggelar pemilihan presiden (Pilpres) pada 5 November 2024. Ini menjadi pemilihan presiden ke-60 bagi negara berjuluk 'Paman Sam

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
AFP/DAVID BECKER, ROBERTO SCHMIDT
Amerika Serikat akan menggelar pemilihan presiden (Pilpres) pada 5 November 2024. Ini menjadi pemilihan presiden ke-60 bagi negara berjuluk 'Paman Sam'. 

TRIBUNBANTEN.COM - Amerika Serikat akan menggelar pemilihan presiden (Pilpres) pada 5 November 2024.

Ini menjadi pemilihan presiden ke-60 bagi negara berjuluk 'Paman Sam'.

Baca juga: Sehari Jelang Pilpres Amerika Serikat, Puluhan Pesawat Tempur China Kepung Taiwan

Dua calon presiden akan bertarung, yaitu

Donald Trump dan Kamala Harris.

Donald Trump maju dari Partai Republik. 

Donald Trump akan didampingi JD Vance.

Sementara itu, Kamala Harris maju dari Partai Demokrat.

Kamala Harris didampingi Tim Walz.

Pemenang Pilpres Amerika 2024 akan dilantik pada 20 Januari 2025.

Adapun Presiden Petahana Joe Biden tidak mengundurkan diri.

Biden adalah Presiden Amerika Serikat Tertua, terpilih di usia 78 tahun dan akan berusia 82 tahun di akhir masa jabatan pertamanya dan 86 tahun pada akhir masa jabatan keduanya, jika dipilih kembali.

Pada 21 Juli 2024, Presiden Biden menyatakan bahwa dia menarik diri dari pencalonan presiden mendatang dan menyerahkan keputusan kepada Partai Demokrat, namun dia memberikan dukungan penuh kepada Wakil Presiden Kamala Harris untuk menjadi penerusnya.

Setelahnya, Kamala Harris menyatakan dirinya maju sebagai nominasi kandidat calon presiden Partai Demokrat yang akan ditentukan lewat Konvensi Nasional Partai Demokrat pada Agustus 2024.

Adapun Donald Trump mencatat sejarah Ketika menjadi presiden kedua dalam sejarah Amerika Serikat yang maju untuk masa jabatan kedua yang tidak berurutan

Maret 2022, secara resmi Trump menyatakan dirinya akan maju dalam Konvensi Nasional Partai Republik namun tidak bersama Mike Pence, Wakil Presidennya terdahulu.

Baca juga: Media Time Amerika Serikat Soroti Kisah Persahabatan antara Prabowo dan Jokowi

Dalam Konvensi Nasional Partai Republik, Donald Trump resmi menjadi calon Presiden dari Partai Republik didampingi Senator muda asal Ohio, J.D. Vance. 

Sehari setelah dia lolos dari upaya penembakan di Pennsylvinia.

Dua kandidat utama akan bersaing dalam pemilihan tahun ini, yakni Kamala Harris dari Partai Demokrat, serta Donald Trump dari Partai Republik.

Namun selain Harris dan Trump, ada kandidat lain yang juga mencalonkan diri.

 
Berikut profil para kandidat presiden AS 2024 dan seperti apa peluang kemenangan mereka.

1. Donald Trump

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) dan kandidat calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, tampil dalam kampanye outdoor pertama pada Rabu (21/8/2024) setelah percobaan pembunuhan terhadapnya pada 13 Juli 2024. (X)

Usia: 78 tahun

Tempat lahir: Queens, NY

Tempat tinggal:Palm Beach, Florida

Kampanye presiden sebelumnya: 2000, 2016, 2020

Jabatan yang pernah dijabat: Presiden AS ke-45 (2017-2021)

Pendidikan: Universitas Pennsylvania (S1)

Mengutip NBC News, Donald Trump adalah kandidat pertama yang menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai kandidat GOP (Partai Republik) pada tahun 2024. 

Ia juga menjadi mantan presiden pertama yang menghadapi segala jenis tuntutan pidana setelah didakwa oleh dewan juri Manhattan dalam kasus yang terkait dengan pembayaran kepada bintang film dewasa.

Ia kini juga menghadapi tuntutan pidana federal, terkait dengan dugaan kesalahan penanganan dokumen rahasia yang ditemukan di resor Mar-a-Lago miliknya. 

2. Kamala Harris

 Wakil Presiden AS Kamala Harris tiba untuk menghadiri acara penghormatan tim kejuaraan National Collegiate Athletic Association (NCAA) musim 2023-2024, di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, DC pada 22 Juli 2024. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Usia: 60 tahun

Tempat lahir: Oakland, California

Tempat tinggal: Washington, D.C.

Kampanye presiden sebelumnya: 2020

Jabatan yang pernah dijabat: Wakil Presiden Amerika Serikat ke-49 (2021-sekarang), Senator AS dari California (2017-2021), Jaksa Agung California (2011-2017), Jaksa Distrik San Francisco (2004-2011)
Pendidikan: Universitas Howard (BA), Universitas California, Hastings (JD)

Kamala Harris mencetak sejarah dengan naik dari jaksa wilayah di San Francisco ke wakil presiden dalam satu dekade.

Ia adalah wakil presiden kulit hitam pertama dan Asia Amerika pertama.

Ia lahir dari pasangan imigran Jamaika dan India di Oakland, California. 

Harris menempuh pendidikan di Universitas Howard sebelum pindah kembali ke California dan mendapat gelar sarjana hukum dari Fakultas Hukum Universitas California Hastings. 

Ia kemudian bekerja di kantor jaksa wilayah di daerah Alameda dan San Francisco sebelum mencalonkan diri untuk jabatan jaksa agung tertinggi di Daerah San Francisco pada tahun 2004. 

Harris terpilih sebagai jaksa agung negara bagian pada tahun 2010 dan memenangkan kursi Senat pada tahun 2016. 

Tiga tahun kemudian, dia sempat mencalonkan diri sebagai presiden tetapi kemudian memilih untuk mundur.

Namun ia digandeng oleh Joe Biden untuk menjadi wakil presiden.

Sebagai wakil presiden, dia telah mengambil portofolio kebijakan termasuk kebijakan aborsi, imigrasi, dan hak suara.

3. Cornel West (Independen)

Cornel West (Instagram @brothercornelwest)

Usia: 71 tahun

Tempat lahir: Tulsa, Oklahoma

Tempat tinggal: Princeton, New Jersey

Kampanye Presiden sebelumnya: Tidak ada

Jabatan yang dipegang: Tidak ada

Pendidikan: Universitas Harvard (BA), Universitas Princeton (MA, PhD)

Mengutip US News, Cornel West adalah seorang aktivis kawakan.

Karyanya berpusat pada isu ras dan kelas.

Ia terjun ke pemilihan presiden di bawah bendera Partai Rakyat, sebuah kelompok sayap kiri pihak ketiga tetapi sekarang maju sebagai kandidat independen. 

West adalah seorang intelektual publik dan sosialis yang telah aktif dalam politik Demokrat selama beberapa dekade.

"Saya terjun dalam pencarian kebenaran, saya terjun dalam pencarian keadilan, dan jabatan presiden hanyalah salah satu kendaraan untuk mengejar kebenaran dan keadilan itu – sesuatu yang telah saya coba lakukan sepanjang hidup saya," kata West dalam sebuah video pengumuman pada tanggal 5 Juni.

4. Jill Stein (Partai Hijau)

Jill Stein (Partai Hijau) (Instagram @imamuslimactivists)

Usia: 74 tahun

Tempat lahir: Chicago, Illinois 

Tempat tinggal: Lexington, Massachusetts

Kampanye presiden sebelumnya: 2012, 2016 

Jabatan yang dipegang: Tidak ada

Pendidikan: Universitas Harvard (BA, MD)

Jill Stein adalah seorang dokter dan aktivis lingkungan.

Ia mencalonkan diri sebagai kandidat untuk Partai Hijau. 

Stein meluncurkan kampanyenya dengan sebuah video yang diunggah ke Facebook, yang mengkritik "kedua partai" dan mengatakan bahwa sistem politik dua partai yang ada "rusak". 

Sebelum meluncurkan kampanyenya sendiri, Stein bekerja sebagai koordinator transisi pada kampanye Cornel West untuk nominasi Partai Hijau. 

Ia keluar saat West memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai independen dan mengumumkan pencalonannya sendiri. 

Stein adalah kandidat Partai Hijau untuk presiden pada tahun 2012 dan 2016.

5. Chase Oliver (Partai Libertarian)

Usia: 39

Tempat Lahir: Nashville, Tennessee

Peran saat ini dan sebelumnya: Aktivis

Mengutip US News, setelah dua kali gagal mewakili Georgia di DPR dan Senat, Oliver mengumumkan pada bulan April 2023 bahwa ia memiliki tujuan yang lebih tinggi, yakni mencalonkan diri sebagai presiden. 

Ia berkampanye dengan platform Partai Libertarian yang berfokus pada pembatasan perluasan kewenangan pemerintah, penurunan pengeluaran federal, perluasan hak kepemilikan senjata, dan reformasi sistem imigrasi. 

Oliver memulai aktivisme politiknya dengan menentang Perang Irak pada awal tahun 2000-an.

Ia secara resmi terpilih sebagai calon Libertarian pada konvensi nasional partai tersebut pada tanggal 26 Mei.

Siapa yang Lebih Berpeluang Menang?

Berdasarkan hasil jajak pendapat yang dihimpun sejumlah lembaga, Donald Trump dan Kamala Harris bersaing ketat dengan persentase lebih dari 40 persen.

Sementara kandidat lainnya hanya memperoleh kurang dari 5 persen.

Mengutip 270towin.com, berikut data terbaru jajak pendapat Pilpres AS di bulan November.

NBC News
Tanggal: 3 November 2024
Kamala Harris: 49 persen    
Donald Trump: 49 persen    
Lainnya: 2 persen

ABC News / Ipsos    
Tanggal: 3 November 2024
Kamala Harris: 49 persen    
Donald Trump:46 %    
Lainnya: 5 %

Emerson College    
Tanggal: 3 November 2024
Kamala Harris: 49 %    
Donald Trump: 49 %
Lainnya: 2 %

Morning Consult    
Tanggal: 3 November 2024 
Kamala Harris: 49 %    
Donald Trump: 47 %    
Lainnya: 4 %

AtlasIntel    
Tanggal: 2 November 2024
Kamala Harris: 48 %    
Donald Trump: 50 %    
Lainnya: 2 %

Echelon Insights
Tanggal: 1 November 2024
Kamala Harris: 50 %    
Donald Trump: 48 %    
Lainnya: 2 %

TIPP Insights    
Tanggal: 1 November 2024 
Kamala Harris: 48 %    
Donald Trump: 49 %    
Lainnya: 3 %

Cara Daftar untuk Memilih

Daftar melalui vote.gov

Kunjungi vote.gov untuk memulai proses pendaftaran pemilih. Pilih negara bagian atau teritori Anda. Bergantung pada aturannya, Anda akan menemukan petunjuk tentang cara mendaftar:

On line

Melalui pos

Secara langsung di kantor pemilihan setempat Anda

Cara lain untuk mendaftar sebagai pemilih

Unduh Formulir Pendaftaran Pemilih Melalui Surat Nasional . 

Anda dapat mengisinya di layar dan mencetak formulir yang telah diisi. Atau Anda dapat mencetak formulir kosong dan mengisinya dengan tangan. Jangan lupa menandatangani formulir sebelum mengirimkannya ke lokasi yang tercantum di negara bagian Anda.

Tanyakan pada kantor pemerintah setempat untuk mengetahui apakah Anda dapat mendaftar secara langsung.

Temukan  kantor departemen kendaraan bermotor Anda  .

Temukan pusat perekrutan angkatan bersenjata terdekat  .

Hubungi kantor bantuan publik negara bagian dan daerah seperti SNAP/kupon makanan .

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved