Puasa Tahun 2025 Bulan Apa? Ini Jadwal Kalender Ramadhan 1446 Hijriah

Puasa tahun 2025 bulan apa? Tanggal berapa puasa Ramadan 1446? Berikut ini prediksi jadwal puasa Ramadan 2025.

Editor: Abdul Rosid
Tribunnews.com
Puasa tahun 2025 bulan apa? Tanggal berapa puasa Ramadan 1446? Berikut ini prediksi jadwal puasa Ramadan 2025. 

TRIBUNBANTEN.COM - Puasa tahun 2025 bulan apa? Tanggal berapa puasa Ramadan 1446?.

Pertanyaan di atas merupakan hal yang saat ini dicari informasinya oleh sebagaian besar umat Islam.

Sebab, umat Islam tak sabar menunggu kedatangan bulan puas Ramadan 2025.

Sebagaimana diketahui, mengetahui jadwal puasa Ramadan 2025 ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Baca juga: Doa Nabi Ibrahim AS untuk Cepat Naik Haji, Lengkap Arti dan Amalannya

Sehingga pada saat puasa Ramadan 2025 itu tiba, benar-benar bisa memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan ibadah.

Sebab pada saat memasuki bulan puasa Ramadhan 2025 ini, umat muslim akan mempersiapkan diri secara jasmani dan rohani untuk melakukan ibadah di bulan suci.

Awal pelaksanaan Ramadan 2025 bisa diperkirakan dengan mengacu kepada kalender Hijriah 2025. 

Salah satu kalender Hijriah yang dapat digunakan sebagai acuan Ramadhan 2025 adalah Kalender Hijriyah Global Tunggal 1446 H yang diterbitkan Muhammadiyah.

Baca juga: Bacaan Niat Salat Sunnah Tahajud Beserta Bacaan Doa dan Dzikir Setelahnya

Berdasarkan kalender tersebut, 1 Ramadhan 2025 atau 1446 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Muhammadiyah juga memperkirakan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan terlaksana pada Minggu, 30 Maret 2025.

Jika umat Islam mulai berpuasa sejak awal Maret, bulan Ramadhan 2024 diperkirakan tinggal sekitar lima bulan atau tepatnya 138 hari lagi, terhitung mulai Senin (14/10/2024).

Meski begitu, kepastian awal Ramadhan 2025 bergantung pada hasil sidang isbat Kemenag jelang bulan puasa.

Perbedaan awal puasa juga bisa terjadi antara hasil ketetapan pemerintah dengan keputusan bebepa organisasi Islam.

Ini terjadi akibat adanya perbedaan wilayah dan metode penentuan awal bulan Hijriah.

Dikutip dari laman Kemenag, Muhammadiyah menetapkan Ramadhan menggunakan metode hisab wujudul hilal.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved