Daftar 13 Nama Pahlawan Asal Banten, Tiga Pejuang Wanita

Tanggal 10 November 2024 diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Peringatan ini untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan.

|
Editor: Abdul Rosid
Kolase/TribunBanten.com
Tanggal 10 November 2024 diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Peringatan ini untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tanggal 10 November 2024 diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Peringatan ini untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan.

Dari sekian banyak pahlawan kemerdekaan, 13 orang di antaranya asal Banten.

Ketiga belas nama pahlawan asal Banten tersebut sebagian sudah terdaftar sebagai pahlawan nasional, sementara lainnya dalam proses pengajuan.

Baca juga: Kumpulan Pantun Hari Pahlawan 10 November 2024, Bisa Jadi Status Facebook dan WhatsApp

Para tokoh pahlawan Banten ini pun banyak dari kalangan agamawan mulai dari Sultan Ageng Tirtayasa hingga Syafruddin Prawiranegara.

Berikut ini daftar nama-nama pahlawan Banten yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Sultan Ageng Tirtayasa

Sultan Ageng Tirtayasa (Banten, 1631-1683) adalah putra Sultan Abdul Ma’ali Ahmad dan Rau Martakusuma yang menjadi Sultan Banten periode 1640-1650.

Baca juga: Mengenal Ruhana Kuddus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia Dinobatkan Pahlawan Nasional

Ketika kecil, ia bergelar Pangeran Surya. Ketika ayahnya wafat, ia diangat menjadi Sultan Muda bergelar Pangeran Rau atau Pangeran Dipati.

Baca juga: 20 Ucapan Hari Pahlawan 2024 Menyentuk dan Penuh Makna, Jadikan Status Media Sosial 10 November

Setelah kakeknya meninggal dunia, ia diangkat sebagai sultan dengan gelar Sultan Abdul Fathi Abdul Fattah.

Nama Sultan Ageng Tirtayasa berasal ketika ia mendirikan keraton baru di dusun Tirtayasa (terletak di Kabupaten Serang). Ia dimakamkan di Mesjid Banten.

2. Syafruddin Prawiranegara

Mr. Syafruddin Prawiranegara atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara (lahir di Serang, Banten, 28 Februari 191- meninggal di Jakarta, 15 Februari 1989 pada usia 77 tahun) adalah seorang pejuang kemerdekaan , Menteri, Gubernur Bank Indonesia, Wakil Perdana Menteti dan pernah menjabat sebagai Ketua (setingkat presiden) Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

3. Brigjen K.H Syam’un

KH. Syam’un bin H. Alwiyan adalah pendiri Perguruan nggi lslam ‘ Al-Khairiyah Citangkil, Desa Wanasari Kecamatan Pulo Merak, Kota cilegon, Banten. Perguruan tersebut didirikan dalam dua tahap.

Bermula dengan sistem Pesantren (tradisional) dan dikembangkan tahap kedua dengan sistem madrasah (klasikal) Brigjen KH. Syam’un merupakan putra pasangan taat beragama H. Hajar dan H. Aiwiyan, Kh. Syam’un masih keturunan dari KH. Wasid, tokoh "Geger Cilegon" 1888 (Perjuangan melawan Pemerintah Kolonial Belanda).

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved