Suasana SDN 2 Ciruas Serang Usai Pagar Tembok Roboh dan Timpa Empat Orang
Tembok pagar SDN 2 Ciruas, Kabupaten Serang, Banten ambruk pada Senin (11/11/2024) pagi.
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tembok pagar SDN 2 Ciruas, Kabupaten Serang, Banten ambruk pada Senin (11/11/2024) pagi.
Akibat peristiwa tersebut, empat warga mengalami luka-luka karena tertimpa material pagar.
Pantauan TribunBanten.com, Selasa (12/11/2024), pagar tembok yang roboh tersebut berada di belakang sekolah, dan sudah rata dengan tanah.
Namun masih terdapat sisa pagar tembok yang kondisinya juga sudah miring, dengan panjang berkisar 3 meter.
Baca juga: Wacana Kurikulum Merdeka Belajar Dihapus Diganti Deep Learning, Ini Kata Mendikdasmen Abdul Muti
Lokasi tersebut, merupakan tempat para pedagang berjualan jajanan makanan ringan untuk para siswa.
Meski sehari sebelumnya terdapat kejadian pagar tembok roboh, namun saat ini aktivitas sudah kembali berjalan normal.
Para siswa tanpa rasa khawatir lalu lalang melawati bekas bangunan tembok, untuk membeli jajanan di warung-warung yang masih tersisa.
Bahkan ada juga siswa yang duduk-duduk di atas puing bangunan, sembari mengobrol.
Dikatakan oleh warga sekitar bernama Ely Jaro, pagar tembok roboh tersebut diakibatkan oleh bangunan yang sudah lapuk.
Sebab pagar tembok tersebut sudah berusia puluhan tahun.
"Kalau tidak salah usia pagar itu sudah 20 tahun, dengan kondisi tanah yang lembab, dan temboknya juga sudah miring, kemudian diterpa angin, maka terjadilah roboh," ujarnya di lokasi kejadian, Selasa (12/11/2024).
Ely mengatakan, korban yang tertimpa tembok, merupakan warga yang berjualan di lokasi.
"Korbannya ini merupakan pedagang, yang mendirikan warung nempel dengan tembok itu," ucapnya.
"Total kalau tidak salah ada 4 orang korban luka, dan satu di antaranya merupakan anak kecil berusia sekitar 3 tahun," ucapnya.
Menurutnya korban sudah dilarikan ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan.
"Sudah dirawat di Rumah Sakit Hermina," jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SDN 2 Ciruas, Nining Asikah mengaku, pihaknya telah melaporkan peristiwa tersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Serang.
"Tadi pagi sudah langsung saya laporkan ke dinas, dan hasilnya bangunan tersebut akan diperbaiki, pada anggaran tahun 2025," jelasnya.
| Momen 1.552 Warga Suku Baduy Menghadap "Bapak Gede" Gubernur Banten dan Serahkan Hasil Bumi |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Banten, Minggu 26 April 2026: Cek Hujan di Tangerang, Serang hingga Lebak |
|
|---|
| Di Acara Seba Baduy 2026, Gubernur Banten Dihadiahi Sorban oleh Dubes Palestina untuk Indonesia |
|
|---|
| Detik-detik Gubernur Andra Soni Buka Pintu Gedung Negara untuk 1.552 Warga Baduy |
|
|---|
| Wakil Banten Agnes Rahajeng Bersyukur Terpilih Jadi Puteri Indonesia 2026: Bukan Hanya Kemenanganku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Suasana-SDN-2-Ciruas-Kabupaten-Serang.jpg)