13.648 Anak di Banten Putus Sekolah Jenjang SMA, Muhamadiyah Siapkan Program PNF

Pimpinan Wilayah (PW) Muhamadiyah Banten menyoroti angka putus sekolah di Provinsi Banten. 

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Engkos/TribunBanten.com
Pimpinan Wilayah (PW) Muhamadiyah Banten menyoroti angka putus sekolah di Provinsi Banten.  

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pimpinan Wilayah (PW) Muhamadiyah Banten menyoroti angka putus sekolah di Provinsi Banten

Berdasarkan data dari Pusdatin Kemendikbud, tahun angkatan 2023-2024 angka putus sekolah tingkat SMA/SMK di Banten mencapai 13.684 orang.

Ketua PW Muhamadiyah Banten, Syamsudin mengaku menyiapkan program Pendidikan Non Formal (PNF) dan PKBM di 8 Kabupaten Kota untuk mengakses anak putus sekolah.

Baca juga: Mendes PDT Ajak Muhamadiyah Bangun Desa Tertinggal saat Milad ke-112

"Kita ada PNF, kita buka sekolah paket, supaya yang putus sekolah bisa disalurkan ke situ, sekarang sudah (Berjalan)," kata Syamsudin, Minggu (1/12/2024).

Syamsudin menjelaskan, Muhamadiyah memiliki 86 sekolah dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA dan 4 Universitas di Provinsi Banten.

Sekolah-sekolah tersebut berperan untuk memerangi kebodohan di 'Tanah Jawara' dan meningkatkan perekonomian warga melalui pendidikan.

"Walaupun belum merata (Sekolah Muhamadiyah) Serang belum, Cilegon belum yang unggul ada di Tangerang," katanya.

Selain menyiapkan PNF, Muhamadiyah Banten juga menyiapkan pelatihan dan workshop untuk masyarakat di Provinsi Banten.

Upaya itu untuk mengentaskan angka pengangguran di Banten yang mencapai 424 ribu orang. 

"Kalau menyangkut pengangguran itu sangat kompleks karena ada kebijakan pemerintah, tapi kita menyiapkan pelatihan, workshop di 8 Kabupaten Kota tingkat SMA dan Pemuda," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved