Mendes PDT Ajak Muhamadiyah Bangun Desa Tertinggal saat Milad ke-112

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggi (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Muhamadiyah turut serta dalam membangun desa.

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Engkos/TribunBanten.com
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggi (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Muhamadiyah turut serta dalam membangun desa. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggi (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Muhamadiyah turut serta dalam membangun desa.

Sebab kata Yandri, dari 75.000 desa di Indonesia, 3.000 di antaranya masih tertinggal dan belum teraliri listrik. 

Desa tertinggal tersebut sebagian ada di Provinsi Banten.

Hal itu diungkapkan Yandri Susanto saat sambutan di acara Milad ke-112 Muhamadiyah di gedung Pusat Dakwah Komplek Depag, Kecamatan Cipocok Jaya, Minggu (1/12/2024).

Baca juga: Milad ke-112, Mendikdasmen Minta Muhamadiyah Banten Hadirkan Kemakmuran

"Kami mengajak keluarga besar Muhammadiyah untuk terus bergerak ke arah Desa," kata Yandri.

Menurut Yandri, keterbelakangan dan orang rendah ilmunya kebanyakan ada di desa. 

Oleh karena itu ia berharap Muhamadiyah dapat mengambil peran dalam memajukan desa.

"Muhammadiyah biasanya tertantang untuk memajukan daerah-daerah yang terbelakang maka saya siap melakukan MoU secara khusus Muhammadiyah," katanya.

Baca juga: Waketum PAN Yandri Susanto Yakin Andra-Dimyati dan Zakiyah-Najib Menang di Pilkada

Yandri mengaku tidak ingin masyarakat desa di Indonesia bernasib seperti Jepang, yang saat ini mengalami resesi ekonomi gegara 93 persen rakyat Jepang meninggalkan desa.

Saat ini ujar Yandri, potensi di Desa sangat besar dan bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia jika dikelola dengan baik. 

"Muhammadiyah Insyaallah bisa kita mempercepat laju perkembangan ekonomi di desa," ungkapnya.

Sementara Ketua PW Muhamadiyah Banten, Syamsudin mengaku siap untuk bergerak membangun desa.

"Ya program-program Muhamadiyah kan untuk umat, kalau pak Menteri MoU dengan Muhamadiyah pusat tentu kami di wilayah siap membantu," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved