Ernando dan Maarten Paes Waspada! Ini Aturan Baru Siap Ubah Strategi Permainan
Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) tengah mempertimbangkan perubahan aturan signifikan yang bertujuan untuk mempercepat tempo permainan.
TRIBUNBANTEN.COM - Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) tengah mempertimbangkan perubahan aturan signifikan yang bertujuan untuk mempercepat tempo permainan dan mengurangi praktik ini.
Penjaga Gawang dan Batas Waktu: Aturan Baru yang Diusulkan
Berdasarkan aturan saat ini, penjaga gawang yang memegang bola dengan tangan selama lebih dari enam detik dapat diberikan hukuman tendangan bebas tidak langsung.
Namun, aturan ini jarang diterapkan karena sifatnya yang sulit diatur oleh wasit dan dianggap memberikan keuntungan yang berlebihan bagi tim lawan.
Baca juga: Update Klasemen dan Top Skor Liga Voli Korea Putri 2024-2025: Megawati Masuk Tiga Besar
Untuk mengatasi kelemahan ini, hukum baru sedang diuji coba di Premier League 2 dan kompetisi lainnya.
Aturan baru ini mengusulkan hukuman yang lebih tegas: penjaga gawang tidak diperbolehkan memegang bola lebih dari delapan detik.
Jika melanggar, tim lawan akan diberikan tendangan sudut atau lemparan ke dalam, tergantung pada lokasi pelanggaran.
Uji coba awal menunjukkan hasil positif, dengan data di Malta mencatat tidak ada penjaga gawang yang melebihi waktu delapan detik pada 796 kesempatan.
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Bola 7-8 Desember 2024: Everton vs Liverpool, MU vs Nottingham Forest
Implementasi Awal dan Perluasan
Saat ini, uji coba aturan dilakukan pada kompetisi yang tidak melibatkan tim dari dua level teratas liga domestik atau pertandingan internasional senior.
Jika berhasil, aturan ini dapat diterapkan di level yang lebih tinggi, termasuk liga utama di berbagai negara.
Patrick Nelson, CEO Asosiasi Sepak Bola Irlandia dan anggota dewan IFAB, menyatakan bahwa data awal menunjukkan dampak yang diinginkan, yakni mempercepat aliran permainan dan mendorong penjaga gawang untuk segera mengembalikan bola ke dalam permainan.
Penerapan aturan ini diperkirakan akan mengubah perilaku penjaga gawang secara signifikan.
Ancaman hukuman berupa tendangan sudut atau lemparan ke dalam yang dapat berujung pada gol akan menjadi pencegah kuat.
Pelatih, yang tentunya tidak ingin timnya dirugikan akibat kelalaian penjaga gawang, akan memastikan kiper mematuhi aturan baru ini.
| Rekam Jejak Ahmad Al-Ali, Wasit Laga Indonesia vs Arab Saudi, Pernah Hujani Timnas Kartu Kuning |
|
|---|
| PROFIL Datuk Seri Windsor John, Sekjen AFC asal Malaysia yang Merespon Wasit Bahrain vs Indonesia |
|
|---|
| PSSI Kirim AFC Surat Protes Terkait Kepemimpinan Wasit Ahmed Al Kaf |
|
|---|
| Petaka di Injury Time, Gawang Paes Jebol, Indonesia Gagal Raih 3 Poin, Bahrain Dibantu Wasit? |
|
|---|
| Profil Eko Agus Sugiharto, Wasit Aceh vs Sulteng di PON, Kontroversi hingga Jadi Korban Pemukulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ilustrasi-permainan-sepak-bola.jpg)