Nataru

Pengawas Teriminal Mandala Rangkasbitung Bakal Tindak Sopir Main Harga saat Libur Nataru 2024/2025 

Terminal Mandala Rangkasbitung menghimbau kepada para sopir Bus, untuk tidak menaikan tarif harga jelang hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Misbahudin
Pengawas Satuan Triminal (Wasatpel) Teriminal A Mandala Rangkasbitung, Muksin menghimbau kepada para sopir Bus, untuk tidak menaikan tarif harga jelang hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pengawas Satuan Triminal (Wasatpel) Teriminal Mandala Rangkasbitung, Muksin menghimbau kepada para sopir Bus, untuk tidak menaikan tarif jelang hari libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. 

"Jadi saya minta ke para sopir, jangan sampai masyarakat ada yang diminta tarif di luar dari ketentuan," katanya, saat ditemui di Terminal Mandala, Kamis (19/12/24). 

Muksin mengatakan, pihaknya tidak menaikan tarif angkutan untuk Nataru 2025, melainkan hanya tarif batas atas dan tarif batas bawah. 

Baca juga: BPBD Lebak: Waspadai Banjir, Longsor, dan Banjir Rob selama Nataru

Tarif batas atas disesuaikan dengan fasilitas dan jarak yang ditempuh.

Sedangkan untuk tarif batas bawah AKDP, seperti Cikotok, Malingping dan Bayah normal Rp 45.000. 

"Tidak ada kenaikan tarif, cuma hanya ada tarif batas atas dan juga tarif batas bawah," katanya. 

 

 

Ia mengaku, sudah melakukan komunikasi dengan pihak pengusaha Bus, agar tidak menaikan harga. 

"Kita sudah komunikasi, termasuk juga dengan para pengurus nya," ucapnya. 

Menurutnya, jika ada sopir Bus yang menaikan harga dengan semena-mena, maka pihaknya tidak akan segan-segan menindak. 

Baca juga: Terminal Mandala Rangkasbitung Siapkan 55 Armada Bus saat Libur Nataru 2025

"Bisa kita perekan (liburkan) sopir nya itu, kalau kedapatan main harga yang sudah kita tetapkan," ujarnya. 

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada masyarakat, agar melaporkan ketika ditemukan sopir yang menaikkan harga semaunya.

"Kami sangat terbuka ketika ada laporan dari masyarakat, terkait dengan kenaikan tarif saat Nataru," katanya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved