JPO Dekat UIN Jakarta Rusak Parah, Ditutup untuk Keamanan Pengguna Jalan

JPO) yang terletak di dekat Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, tepatnya di Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan, ditutup sementara

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
TribunTangerang/Ikhwana Mutuah Mico
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terletak di dekat Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, tepatnya di Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan, ditutup sementara waktu karena kondisi yang membahayakan. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terletak di dekat Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, tepatnya di Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan, ditutup sementara waktu karena kondisi yang membahayakan.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas Arifin, menjelaskan bahwa penutupan JPO tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan. 

Ia menyebutkan bahwa JPO tersebut rusak dan membahayakan, sehingga perlu diberi tanda garis polisi untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"JPO ini ditutup karena kondisi yang membahayakan," kata Kemas saat dikonfirmasi pada Rabu (1/1/2024).

Baca juga: UIN Jakarta Kebakaran: Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab, Tak Ada Korban Jiwa

Proses perbaikan JPO ini akan dilakukan segera setelah koordinasi dengan dinas terkait, dan akses akan dibuka kembali setelah kondisi dianggap aman.

"Tergantung dinas terkait sudah diperbaiki, karena ini berbahaya," tambahnya.

Sebelumnya, sebuah video yang viral di media sosial TikTok dan Instagram menunjukkan kerusakan parah pada JPO yang terletak dekat dengan kampus UIN Jakarta

Dalam video tersebut, sang content creator mengungkapkan bahwa jembatan tersebut tampak terbengkalai dan menjadi bahan candaan sebagai "fasilitas pelatihan" untuk melewati "Jembatan Shiratal Mustaqim," yang dalam ajaran Islam adalah jembatan yang akan dilalui umat manusia di akhirat.

"Itu UIN, tapi bukan yang nyetak uang. Di sampingnya ada fasilitas pelatihan untuk melewati jembatan Shiratal Mustaqim, yang mana kalau mau menggunakan jembatan ini, harus memiliki iman Islam yang kuat," ujar sang content creator dalam video yang diposting pada Selasa (31/12/2024).

Dalam video tersebut, ia menyebutkan bahwa JPO tersebut memiliki lubang-lubang kecil dan tiang-tiang yang sudah rusak, namun tetap dipakai oleh warga sekitar sebagai alternatif untuk menyebrang jalan.

"Meskipun sudah banyak kerusakan, fasilitas ini tetap digunakan oleh masyarakat. Setiap kali menyebrang, rasanya seperti dikelilingi malaikat," ungkap sang content creator dengan seloroh.

Setelah penutupan, TribunTangerang.com mendatangi lokasi tersebut dan mendapati JPO yang rusak parah. 

Terdapat beberapa lubang kecil di beberapa titik jembatan, dan sekarang sudah terhalang dengan garis polisi, menandakan bahwa akses menuju jembatan tersebut sementara tidak bisa dilewati.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved