Pimpinan DPRD Kabupaten Serang Bakal Tinjau Pagar Laut di Perairan Tanara

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Abdul Ghofur mengaku baru mengetahui keberadaan pagar laut di wilayah Kabupaten Tangerang.

Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Ade Feri/TribunBanten.com
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Abdul Ghofur mengaku belum mengetahui soal pagar laut di wilayah perairan Desa Padaleman, Kecamatan Tanara. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Keberadaan pagar bambu misterius di atas wilayah perairan Kabupaten Tangerang, sedang ramai diperbincangkan.

Namun, kini pagar laut tersebut juga telah ditemukan di wilayah perairan Desa Padaleman, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten.

Kondisi itu membuat para nelayan mengeluh, karena dianggap telah menyusahkan aktivitas dalam mencari ikan.

Baca juga: Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Soal Pagar Laut di Tangerang Banten

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Abdul Ghofur mengaku baru mengetahui keberadaan pagar laut di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Sampai hari ini ya, DPRD Kabupaten Serang tahunya hanya ada ribut soal pagar laut itu di Kronjo, dan di Paku Haji, Tangerang," ujarnya kepada TribunBanten.com melalui sambungan telepon, Senin (27/1/2025).

"Kalau untuk di Kabupaten Serang, kami DPRD belum ada informasi. Jadi saya baru tahu ini informasi nya," sambungnya.

Menurutnya, keberadaan pagar laut di perairan Kabupaten Serang merupakan hal yang mengagetkan.

"Cukup mengagetkan bagi kita, karena harusnya kan laut itu dimiliki dan dikuasai oleh negara," ucapnya.

"Kok bisa ada orang yang mencoba mengusik kedaulatan negara ini lewat laut, seharusnya tidak boleh ada itu. Apalagi laut ini milik negara, yang harusnya dikelola oleh rakyat dan nelayan," kata Ghofur menambahkan.

Oleh karena itu, DPRD Kabupaten Serang akan mencoba berkomunikasi dan menelusuri, terkait keberadaan pagar laut tersebut dengan cara turun langsung ke lapangan.

"Untuk mengetahui sungguhnya apa yang terjadi di Tanara, apakah sama dengan yang terjadi di daerah lain," tuturnya.

Ghofur memastikan, pihaknya akan melihat secara langsung keberadaan pagar laut, dan akan mencoba berkoordinasi dengan dinas terkait.

Meskipun, ia menyadari kewenangan terkait pagar laut tersebut ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 

"Laut itu juga kan kewenangannya ada di pusat ada di KKP, tidak serta merta daerah. Tapi kami akan pelajari dulu," katanya.

Adapun saat ditanya perihal waktu peninjauan tersebut, Ghofur menyebut dalam waktu dekat.

"Kita rencanakan dalam waktu dekat, besok atau kemungkinan nanti di hari Kamis. Nanti saya kordinasi dulu sama tim," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved