Siswa SMPN 2 Cikeusal Serang Banten Terpaksa Belajar di Perpustakaan Gegara Ruang Kelas Ambruk

Siswa SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten terpaksa harus melakukan kegiatan belajar di perpustakaan dan laboratorium komputer.

Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Ade Feri/TribunBanten.com
Siswa SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten terpaksa harus melakukan kegiatan belajar di perpustakaan dan laboratorium komputer lantaran ruang kelas ambruk. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten terpaksa harus melakukan kegiatan belajar di perpustakaan dan laboratorium komputer.

Hal itu lantaran sejumlah ruang kelas SMP Negeri 2 Cikeusal ambruk setelah terpaan hujan disertai angin.

Berdasarkan pantaun TribunBanten.com di lokasi, nampak terdapat empat ruangan yang kondisinya ambruk, dan menyisakan puing-puing bangunan yang berserakan.

Baca juga: Ironi! Gedung SMP Negeri 2 Cikeusal Serang Banten Ambruk Akibat Hujan Lebat

Penjaga sekolah, Edi Suhendra (57), menyampaikan ruangan yang ambruk tersebut mencakup tiga ruang kelas, dan satu ruang penyimpanan alat olahraga.

"Yang ambruk itu ruang kelas 9D, 9E, dan 9F. Dan terjadi pada Februari 2024 lalu," ujarnya kepada TribunBanten.com, saat ditemui di SMP Negeri 2 Cikeusal, Selasa (28/1/2025).

"Akhirnya siswa dipindahkan ke ruang laboratorium komputer, aula, dan perpustakaan," sambungnya.

Kondisi sejumlah bangunan di SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, sangat tidak layak dan memprihatinkan.
Kondisi sejumlah bangunan di SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, sangat tidak layak dan memprihatinkan. (Ade Feri/TribunBanten.com)

Menurutnya, meski kondisi tersebut sudah terjadi selama hampir satu tahun, namun hingga saat ini belum ada tindakan dari dinas terkait untuk memperbaiki.

"Padahal kalau laporan mah sudah sering disampaikan oleh pihak sekolah ke dinas," ucapnya.

Edi mengungkapkan, dari total 21 ruang kelas yang ada di SMP Negeri 2 Cikeusal, hanya terdapat 3 ruang kelas saja yang kondisinya layak, setelah diperbaiki pada 2019.

Sementara ruang kelas lainnya, berada dalam kondisi miring dan nyaris roboh.

"Seharusnya ruangan ini tidak layak juga untuk digunakan karena sangat berbahaya, tetapi kami tidak punya pilihan lain,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah dapat segera turun tangan untuk melakukan perbaikan terhadap bangunan sekolah, karena sangat membahayakan aktivitas belajar siswa.

"Dan ini bukan hanya soal bangunan saja, melainkan juga soal keselamatan dan kenyamanan anak-anak yang belajar,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang belum merespon.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved