Ironi! Gedung SMP Negeri 2 Cikeusal Serang Banten Ambruk Akibat Hujan Lebat

Kondisi sejumlah bangunan di SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, sangat tidak layak dan memprihatinkan.

|
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Ade Feri/TribunBanten.com
Kondisi sejumlah bangunan di SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, sangat tidak layak dan memprihatinkan. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kondisi sejumlah bangunan di SMP Negeri 2 Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, sangat tidak layak dan memprihatinkan.

Pantauan TribunBanten.com, kondisi fisik sekolah terlihat rusak berat. Nampak dinding bangunan retak, atap bolong.

Hingga bangunan yang sudah miring nyaris ambruk akibat struktur bangunan yang lapuk termakan usia.

Baca juga: BKSDA Beri Sanksi ke Pendaki Nekat Naik Gunung Marapi yang Berstatus Waspada

Bahkan sudah ada 4 ruangan yang ambruk, akibat diterpa hujan disertai angin dan hanya menyisakan puing-puing bangunan yang berserakan.

Penjaga sekolah, Edi Suhendra (57), mengatakan empat ruangan yang ambruk terjadi dalam rentang waktu yang berbeda.

Ia menjelaskan, ruang yang ambruk tersebut terdiri dari satu ruang penyimpanan alat olahraga, dan tiga ruang kelas.

"Untuk ruang olahraga ambruk pada 18 Januari 2025, sedangkan yang tiga ruang kelas itu sudah terjadi pada Februari 2024," ujarnya kepada TribunBanten.com, saat ditemui di SMPN 2 Cikeusal, Selasa (28/1/2025).

Edi mengungkapkan, bangunan ambruk terjadi saat libur sekolah sehingga tidak menimbulkan korban.

Menurutnya, dari total 32 ruangan yang ada di SMPN 2 Cikeusal, hanya 3 ruang kelas dan ruang kantor sekolah saja yang sudah tersentuh perbaikan.

Sedangkan, ruangan lainnya berada dalam kondisi miring dan nyaris roboh.

"Dan perbaikan itu terjadi pada 2019 yang lalu," ucapnya.

Edi menyebut, pihak sekolah sudah sering melaporkan terkait kondisi tersebut kepada dinas terkait.

Namun hingga saat ini, belum pernah ada tindakan untuk perbaikan.

"Kalau laporan mah sudah sering disampaikan, tapi sampai saat ini belum ada realisasinya," kata dia.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved