TERBARU! Cek Syarat, Cara Pengajuan dan Tabel Pinjaman KUR BRI 2025
Yuk simak syarat dan cara pengajuan serta dan tabel pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) 2025.
TRIBUNBANTEN.COM - Para pelaku UMKM yang berniat mengembangkan usahanya wajib mengetahui syarat cara dan tabel pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) 2025.
TribunBanten.com telah merangkum syarat dan cara pengajuan pinjaman KUR BRI 2025.
Tak hanya itu, ada juga tabel pinjaman KUR BRI 2025 sebagai rujukan atau gambaran untuk skema cicilan.
Sebagaimana diketahui, PT BRI Tbk telah menyalurkan pinjaman KUR di tahun 2024 sebesar Rp 184,98 triliun.
Baca juga: Ciri NIK KTP Penerima PIP Februari 2025, Cek Status Pencairan di Link PIP Kemdikbud Go Id
Penyaluran KUR BRI itu pun menjangkau lebih dari 4 juta debitur atau pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia, memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Keberhasilan penyaluran KUR BRI tersebut juga diikuti dengan kualitas kreditnya yang terjaga.
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, strategi pengelolaan KUR yang diterapkan BRI berhasil menjaga tingkat Non-Performing Loan (NPL) tetap sehat, yaitu di level 2 persen.
Hal ini menunjukkan pengelolaan risiko yang baik dalam penyaluran kredit kepada segmen UMKM.
“KUR itu 100?nanya berasal dari bank. Dana bank dihimpun dari masyarakat, deposito, tabungan, dan giro. KUR diberikan kepada masyarakat yang belum bankable namun feasible," ujarnya Sunarso dalam siaran pers, Kamis (23/1).
"Jadi, ketika terjadi kredit macet, 70% risiko dibayar oleh asuransi, dan 30% ditanggung bank. Dan itu kita sekarang bisa di-manage NPL KUR itu di sekitar 2%,” sambungnya.
Dalam hal ini, Sunarso menambahkan bahwa tingkat NPL sebesar 3% pada kredit di segmen UMKM masih dianggap ideal, mengingat karakteristik segmen tersebut berbeda dengan kredit korporasi.
Dirinya menjelaskan, pada tahap awal (front-end), fokusnya adalah menjangkau sebanyak mungkin nasabah baru tanpa proses seleksi yang terlalu ketat.
Selanjutnya, pada tahap mid-end dilakukan maintenance. Apabila terjadi kredit macet, tahap back-end berperan untuk mengelola risiko, mencakup penagihan yang diwujudkan dalam recovery rate untuk menjaga kualitas kredit.
Strategi ini memungkinkan BRI untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM dengan tetap menjaga kesehatan portofolio kredit.
Upaya BRI tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menapaki 100 hari kerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/BRI-KUR-di-tahun-2025.jpg)