Dampak Isu Pertamax Oplosan, Warga di Serang Banten Beralih ke Shell

Kasus dugaan korupsi petinggi Pertamina Patra Niaga yang mengoplos Pertalite jadi Pertamax  kini jadi perhatian masyarakat, termasuk di Banten.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Ahmad Haris
Muhammad Uqel/TribunBanten.com
ISI BENSIN - Seorang warga saat mengisi BBM di SPBU Shell yang berlokasi di jalan raya Serang-Cilegon,  Kamis (27/2/2025). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel Ass

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kasus dugaan korupsi petinggi Pertamina Patra Niaga, yang mengoplos bahan bakar minyak atau BBM Pertalite jadi Pertamax, kini jadi perhatian publik.

Banyak warga pengguna bahan bakar Pertamax yang merasa kecewa, dengan kelakuan curang bos Pertamina yang dianggap merugikan.

Salah satunya Bayu Rizki Anggoro (21), seorang pekerja swasta yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pertamina.

Baca juga: Korupsi Pertamina Oplos Pertamax, Sejumlah Warga di Serang-Banten Ramai-ramai Beralih ke SPBU Shell

Menurutnya, selama ini dirinya sering menggunakan bahan bakar Pertamax untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun, saat mendengar kabar soal oplosan bahan bakar Pertamax, kini, dirinya beralih membeli bahan bakar Shell.

"Hari ini, saya pindah jadi beli bahan bakar Shell sejak ada berita Pertamax dioplos," ujar Bayu kepada TribunBanten.com saat ditemui di Stasiun pengisian bahan bakar Shell di jalan raya Serang - Cilegon, Kamis (27/2/2025).

 

 

Sementara itu, Aldi Firmansyah, warga Kramatwatu, Kabupaten Serang mengungkapkan hal yang sama.

Menurut Aldi, dirinya sering membeli bahan bakar Pertamax agar kendaraan miliknya terawat.

"Saya sengaja beli Pertamax itu supaya motor saya terawat lebih awet, mesin juga jadi bagus terus. Eh, malah tahunya Pertamax itu dioplos," ucapnya.

Baca juga: Segini Harta Kekayaan Dirut Pertamina Riva Siahaan yang Oplos Pertalite Jadi Pertamax

Ia menyampaikan, agar kasus dugaan korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM) ini segera terungkap.

Ia juga meminta kepada pemerintah agar melakukan evaluasi menyeluruh di tubuh Pertamina.

"Pastinya harus ada evaluasi, dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Pertamina," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved