Usut Kasus Dugaan Korupsi di Baznas Cilegon, Kejari Periksa Sejumlah Pihak

Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon dikabarkan sedang mengusut dugaan kasus tindak pidana korupsi di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
USUT KORUPSI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon dikabarkan sedang mengusut dugaan kasus tindak pidana korupsi di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon, Senin (3/3/2025) 

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon dikabarkan sedang mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon.

Pengusutan itu dilakukan, atas dasar adanya laporan dari masyarakat berkaitan dengan kegiatan yang berhubungan soal pendidikan.

Saat dikonfirmasi, TribunBanten.com, Kepala Kejari Cilegon, Diana Wahyu Widiyanti, membenarkan informasi tersebut.

"Pasti ada dugaan lah, tapi kita belum tahu hasilnya," kata Diana, saat di gedung DPRD Cilegon, Senin (3/3/2025).

Saat disinggung mengenai kasus apa yang sedang diusut, Diana masih enggan memberikan jawaban secara detail.

Namun ia tidak menampik, bahwa kasus yang sedang diusut yaitu berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi.

"Kalau diperiksa, apa lagi lah (kalau bukan dugaan korupsi,-red) tapi belum yah, kita belum tahu," jelas Diana.

"Yang namanya ada laporan, pasti kita tindak lanjuti. Tapi belum tentu mengarah ke situ (korupsi), masih sangat sumir," tambahnya.

Baca juga: Terminal BBM Pertamina di Cilegon Banten Didatangi Kejagung, Terkait Kasus Korupsi Oplos Pertamax?

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Cilegon, Nasruddin mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan data dengan memintai keterangan sejumlah pihak.

"Kita masih pengumpulan bukti-bukti permintaan keterangan, yang dimintai keterangan dari pihak Baznas, tapi satu-persatu nya saya enggak hafal," ucapnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG di 8 Daerah se-Provinsi Banten, Selasa, 4 Maret 2025: Sebagian Hujan Ringan

Diakui Nasruddin, pihaknya telah memanggil dan memintai keterangan sejumlah pihak dari Baznas Kota Cilegon.

Adapun dugaan kasus yang sedang diusut, pihaknya belum bisa mengungkapkan secara detail, lantaran masih dalam proses pengumpulan data keterangan pihak-pihak terkait.

"Belum fiks (dugaan kasusnya,-red), seperti apa. Yang intinya, saya konfirmasi ke kasi pidsus untuk sementara masih pengumpulan keterangan full data, pulbaket," katanya.

"Apakah nanti ada dugaan pelanggaran atau tidak, itu masih proses," pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan, TribunBanten.com masih berusaha menghubungi pihak Baznas Cilegon.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved