Banjir di Serang

Banjir di Padarincang Serang Sisakan Lumpur Masuk Pemukiman Warga

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang pada Kamis malam (6/3/2025) telah menyebabkan banjir

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ade Feri Anggariawan
Kondisi di Desa Rancasumur usai diterjang banjir, Jumat (7/3/2025) sore. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang pada Kamis malam (6/3/2025) telah mengakibatkan bencana banjir di sejumlah titik.

Air yang berasal dari luapan Sungai Cidurian tersebut, mulai naik pada tengah malam dengan membawa lumpur tanah, dan masuk ke permukiman warga membuat situasi semakin mengkhawatirkan.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com, pada Jumat (7/3/2025) sore, nampak puluhan rumah warga di Desa Rancasumur, terdampak akibat banjir.

Baca juga: Longsor di Padarincang Buat Akses Jalan Raya Palka Terputus, Dampak Hujan Deras Semalaman

Para warga pun sibuk membersihkan tanah lumpur sisa banjir di rumah masing-masing, dengan menggunakan serokan, lalu menyiramnya menggunakan selang.

Nampak perabotan warga seperti kasur, karpet, kompor, kurasi, dan perabotan rumah tangga lainnya masih bersandar di depan tiap-tiap rumah warga.

Situasi becek dengan air berwarna coklat masih menghiasi jalanan rumah warga.

Seorang warga, Tika (52) mengatakan, banjir meluas akibat hujan lebat yang tak kunjung reda sejak sore hari.

"Abis maghrib tuh ya hujan ga berhenti sampai malam hari, akhirnya gitu sungainya meluap dan masuk ke rumah-rumah warga," ujarnya kepada TribunBanten.com saat ditemui di lokasi banjir.

 

 

Menurutnya, ketinggian air di wilayah tersebut mencapai hingga 1 meter.

"Airnya itu setinggi jendela, sampe kompor, kasur, mejikom, segala macem itu ngambang," ucapnya.

Ia menuturkan, air mulai surut pada Jumat dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.

"Jadi malam nya itu, abis surut naik lagi terus surut naik lagi gitu. Benar-benar surut itu abis subuh," tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved