Tangani Banjir di Tangerang Raya, Pemprov Banten Bentuk Tim Khusus Pengendalian
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan membentuk tim khusus pengendalian banjir untuk wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kota Ta
TRIBUNBANTEN.COM - Bencana banjir di wilayah Tangerang Raya menjadi perhatian bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Sebagai upaya dalam menangani banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Pemprov Banten akan membentuk tim khusus pengendalian banjir untuk wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.
Baca juga: Usai Libur Lebaran, Kota Tangerang Selatan Dikepung Banjir, 23 Wilayah Terendam
"Alhamdulilah kami kemudian membentuklah tim pengendalian banjir nanti sudah dibentuk segera saya tandatangani," ujar Gubernur Banten Andra Soni dikutip dari Kompas.com, Selasa (15/4/2025).
Pembentukan tim tersebut, kata dia, dilakukan dengan tujuan agar dapat menangani banjir lintas wilayah yang kerap melanda di wilayah Tangerang Raya, di antaranya di Perumahan Jurang Mangu Barat dan Perumahan Pondok Maharta.
Menurut Andra banjir yang kerap terjadi di dua perumahan tersebut tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh masing-masing daerah. Maka dari itu, Pemprov Banten akan melakukan kerja sama dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Pemprov Jakarta dan pihak swasta.
"Jadi permasalahannya harus bareng enggak boleh parsial, kalau Tangerang Selatan dikerjain, Kota Tangerang juga harus dikerjain. Nanti itu akan kita koordinasikan dengan DKI," kata Andra.
"Jadi ini pelan-pelan, musti pelan-pelan menyamakan persepsi terus menggunakan sumber daya benar-benar efektif," imbuhnya.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Banjir ROB Berpotensi Terjadi di Wilayah Provinsi Banten Periode April 2025
Selain itu, untuk kantor operasional tim tersebut direncanakan akan berbasis di wilayah Tangerang Selatan, tepatnya di sekitaran Melati Mas.
"Kantor operasionalnya kita buat di wilayah Tangerang Selatan. InsyaAllah, kami kan ada gedung punya pemprov di sekitar Tangerang Selatan," jelasnya.
Dengan adanya kantor operasional, Andra Soni berharap komunikasi lintas daerah dapat dilakukan dengan lebih efektif. Terlebih untuk masalah banjir tidak bisa ditangani di satu wilayah saja.
"Kita fokus masalah pengendali banjir, jadi memang harus bareng-bareng, duduk bareng, operasi bareng dan kemudian hasilnya dinikmati bareng-bareng. Dengan cara seperti itu banjir berkurang dan sebagainya," pungkasnya.
Sumber : Kompas.com
penanganan banjir
banjir hari ini
banjir
Sejumlah Wilayah di Kota Tangerang Terendam Banjir
Wilayah di Kota Tangerang yang Terendam Banjir
| Prakiraan BMKG Cuaca Sabtu, 2 Mei 2026: Kabupaten Lebak dan Sekitarnya |
|
|---|
| Hujan Deras, 12 Lokasi di Tangsel Terendam Banjir, Sebagian Wilayah Mulai Surut |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Kamis, 23 April 2026: Kabupaten Lebak dan Sekitarnya |
|
|---|
| Banjir Baduy Lebak: Sungai Cibarani Meluap, Jembatan Rusak, Warga Dipastikan Aman |
|
|---|
| Banjir Terjang Kawasan Adat Baduy Lebak, BPBD Sebut Dipicu Hujan Deras di Hulu Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/BANJIR-KOTA-TANGERANG-di-Jalan-KH-Hasyim-Ashari.jpg)