Pengurus PCNU Cilegon 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Pemerintah

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon massa khidmat 2025-2030 resmi dilantik di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (28/4/2025).

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Muhammad Uqel/TribunBanten.com
PELANTIKAN PENGURUS PCNU CILEGON - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon massa khidmat 2025-2030 resmi dilantik di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (28/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon massa khidmat 2025-2030 resmi dilantik di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (28/4/2025).

Turut hadir Khatib AM Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Nurul Yakin, Ketua PWNU Banten, KH. Hafis Gunawan, Walikota Cilegon, Robinsar, Wakil Ketua I DPRD Kota Cilegon, Sokhidin, serta Forkopimda Kota Cilegon.

Ketua PCNU Kota Cilegon, Erik Rebiin mengatakan, pihaknya berkomitmen akan bersinergi dengan pemerintah untuk membangun Kota Cilegon ke depan agar lebih baik.

Baca juga: Aksi Pecah Kaca Mobil di Cilegon Banten Terekam CCTV, Uang Tunai Rp200 Juta Raib

"Kami akan selalu ada menjadi mitra pemerintah, kami sangat mendukung program wali kota Cilegon demi kemaslahatan umat," ujar Erik kepada TribunBanten.com, Senin, (28/4/2025).

Dikatakan Erik, dirinya juga berkomitmen akan menghidupkan seluruh kepengurusan NU sampai tingkat ranting, dalam rangka mengembalikan citra membanggakan Kota Cilegon yang disebut dengan kota santri.

"Maka, kita akan adakan program pengajian di setiap kampung terjadwal setiap hari," ucapnya.

Kemudian, kata Erik, pihaknya juga akan mengajak pemerintah untuk mengadakan pengajian satu minggu sekali di setiap kecamatan se-Kota Cilegon.

Erik mengatakan, saat ini Kota Cilegon dikenal sebagai kota industri di mana setiap sudutnya sudah hampir tergerus kebudayaan lokal yang merepresentasikan Kota Cilegon sebagai kota santri.

Maka, kata Erik, PCNU Kota Cilegon hadir untuk mewujudkan atau mengembalikan citra Kota Cilegon sebagai kota santri.

Selain itu, lanjut Erik, pihaknya juga akan membangun sekolah berbasis teknologi syariah.

Sebab, kata Dia, penyebutan sekolah berbasis teknologi syariah itu merupakan penggabungan antara santri dan wilayah industri.

"Maka ini sebuah perpaduan antara santri dan kota industri, maka kita sebut teknologi syariah," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved