Betonisasi Jalan Raya Serang-Cilegon dan JLS Picu Macet Parah, Antrean Kendaraan Mengular Panjang

Proyek betonisasi atau pengecoran Jalan Raya Serang-Cilegon di kawasan Simpang PCI, Kota Cilegon, Banten, memicu kemacetan panjang.

Tayang:
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ahmad Haris
Potret kepadatan kendaraan di Jalan Raya Serang-Cilegon, dari perempatan lampu merah PCI, mengular hingga depan gerbang Perumahan Citra Garden BMW, Kramatwatu Kabupaten Serang, Jumat (15/5/2026). 

Laporan Jurnalis Tribun Banten, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Proyek betonisasi atau pengecoran Jalan Raya Serang-Cilegon di kawasan Simpang PCI, Kota Cilegon, Banten, memicu kemacetan panjang yang dikeluhkan para pengguna jalan, Jumat (15/5/2026).

Arus lalu lintas dari arah Serang menuju Kota Cilegon tersendat parah sejak siang hari.

Antrean kendaraan bahkan tampak mengular di sejumlah titik akibat penyempitan jalur selama proses pengerjaan proyek berlangsung.

Pantauan di lokasi, kendaraan roda dua maupun roda empat hanya bisa melaju perlahan.

Pada jam-jam sibuk, kepadatan kendaraan disebut semakin sulit dikendalikan karena volume lalu lintas yang tinggi bertemu dengan aktivitas alat berat dan proses pengecoran jalan.

Baca juga: Curanmor Bersenjata Api Gentayangan di Cikande Serang, Satu Motor Warga Berhasil Digasak

Proyek betonisasi tersebut merupakan pekerjaan yang dilakukan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten, sebagai upaya memperbaiki kondisi ruas Jalan Raya Serang-Cilegon yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan akibat banyaknya lubang dan kerusakan badan jalan.

Selain pengecoran jalan, proyek juga mencakup peningkatan sistem drainase di sepanjang titik pekerjaan.

Pemerintah mengklaim langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan sekaligus mengurangi genangan air yang kerap mempercepat kerusakan aspal.

Namun di lapangan, pengerjaan proyek justru menimbulkan dampak serius terhadap mobilitas masyarakat.

Kemacetan panjang terjadi hampir sepanjang hari, terutama dari arah Serdang, Kabupaten Serang, menuju pusat Kota Cilegon.

Sejumlah pengendara mengaku harus menghabiskan waktu lebih lama di perjalanan dibanding hari biasa.

Kondisi tersebut diperparah oleh debu proyek yang beterbangan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

“Kalau siang macetnya panjang sekali. Biasanya setengah jam sampai, sekarang bisa lebih dari satu jam,” ujar Jimi, warga Kota Cilegon yang hendak menuju Kota Serang.

Pengendara motor lainnya juga mengeluhkan kondisi jalan yang dipenuhi debu material proyek.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved