Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar AS Hari Ini, 6 Mei 2025 Melemah: Dekati Level Rp16.500
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) per hari ini, Selasa (6/5/2025) melemah.
TRIBUNBANTEN.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) per hari ini, Selasa (6/5/2025) melemah.
Mengutip data Bloomberg, rupiah hari ini ditutup pada level Rp 16.455 per dolar AS atau melemah 0,11 persen dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di Rp 16.437.
Sementara itu, mengacu pada kurs tengah Jisdor, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada Senin (5/5/2025) berada di level Rp 16.421 per dollar AS, atau menguat dibandingkan hari Jumat (2/5/2025) yang berada di level Rp 16.493 per dollar AS.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini, 6 Mei 2025: Antam, Galeri 2024, UBH, Diar, Tren Menurun Pasca Rekor
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan ketidakpastian terus berlanjut atas tarif perdagangan AS.
Trump mengisyaratkan bahwa AS sedang mempersiapkan penandatanganan perjanjian perdagangan dengan beberapa negara.
Selain itu, Trump juga mengatakan pihaknya sedang berdialog dengan China.
"Namun, kesepakatan perdagangan AS-China merupakan titik ketidakpastian terbesar bagi pasar, terutama setelah keduanya terlibat dalam perang dagang dan pertukaran tarif yang sengit hingga April," kata dia, dikutip dari Kompas.com, Selasa (6/5/2025).
Ia menambahkan, China pada hari Jumat mengatakan sedang mengevaluasi kemungkinan perundingan perdagangan dengan AS, dengan menyatakan bahwa dialog apa pun harus didasarkan pada ketulusan dan penghapusan tarif sepihak.
Selain itu, investor juga melangkah hati-hati menjelang pertemuan kebijakan The Fed yang dimulai akhir minggu ini.
Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah karena para pembuat kebijakan telah mengambil sikap hati-hati untuk menilai dampak tarif Trump terhadap inflasi.
"Keputusan itu muncul di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara Presiden Trump dan Federal Reserve, karena Presiden AS terus menekan bank sentral untuk menurunkan suku bunga," ujarnya.
Sementara itu, dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2025 melambat ke 4,87 persen secara tahunan (yoy) dan terkontraksi 0,89 persen secara kuartalan (qtq).
Meski terjadi kontraksi secara kuartalan, BPS akan terus memantau perkembangan ekonomi pada triwulan berikutnya dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk belanja pemerintah, tren konsumsi domestik, serta kondisi eksternal seperti harga komoditas dan stabilitas perdagangan internasional.
Di tengah capaian pertumbuhan tahunan yang terjaga, sejumlah ekonom menilai pentingnya memperhatikan keberlanjutan konsumsi domestik yang menjadi pilar utama ekonomi nasional.
Menurut Ibrahim, konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,89 persen memang menjadi penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto.
"Namun, pertumbuhan ini dinilai masih belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan dari kontraksi sektor-sektor lainnya, terutama di tengah tren global yang belum menentu serta dampak kebijakan fiskal yang bersifat musiman," tutup dia.
| Ini Nilai Tukar Rupiah ke Dollar Per 6 Mei 2025 |
|
|---|
| Rupiah Hari Ini, Kamis 24 April 2025: Tak Berkutik Ats Dolar AS |
|
|---|
| Perang Dagang Amerika vs China Kian Memanas, Trump Naikkan Tarif untuk Kapal Tiongkok |
|
|---|
| Perang Dagang China vs AS Memanas, Impor dari Amerika Dikenakan Tarif Jadi 84 Persen |
|
|---|
| Nilai Tukar Rupiah ke Dollar AS Hari Ini 7 April 2025, Masih Merosot Drastis, Cek Nominalnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Update-nilai-tukar-rupiah.jpg)