Viral Oknum DPRD Cilegon Demo PT Lotte, Mahasiswa Tuding Adanya Dugaan Motif Pribadi
Aliansi Mahasiswa Cilegon Bersatu menyikapi tindakan aksi demonstrasi, yang diduga dilakukan empat oknum anggota DPRD Cilegon bersama sejumlah LSM.
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Aliansi Mahasiswa Cilegon Bersatu menyikapi tindakan aksi demonstrasi, yang diduga dilakukan empat oknum anggota DPRD Kota Cilegon bersama sejumlah ormas dan LSM ke PT Lotte Chemical.
Ketua Aliansi Mahasiswa Cilegon Bersatu, Bagus mengatakan, aksi demonstrasi yang dilakukan empat oknum anggota DPRD tersebut berdasarkan kepentingan pribadi, bukan atas nama kepentingan masyarakat.
Menurut Bagus, hal itu terlihat dalam foto yang beredar di media sosial yang menunjukkan notulensi hasil pertemuan massa aksi dengan manajemen PT Lotte.
Baca juga: Wakil Ketua Kadin Cilegon Isbatullah Dijemput Paksa Polda Banten, Diduga Terkait Pemerasaan CAA
Di mana, lanjut Bagus, isi notulensi tersebut ditengarai perebutan jatah pengelolaan SKRAP atau limbah besi.
"Dalam video yang tersebar itu kami melihat aksinya hingga terjadi dorong-dorong pagar. Ya sebetulnya kalau aksi itu hak semua orang termasuk anggota DPRD untuk menyampaikan aspirasi," ujar Bagus, Minggu, (8/6/2025).
Namun, kata Bagus, dengan terlihatnya hasil notulensi yang salah satu point nya meminta agar pengelolaan SKRAP atau limbah besi itu dilakukan oleh pengusaha lokal seakan-akan syarat kepentingan.
"Kemarin (aksi demonstrasi-red) tidak ada point yang disampaikan untuk kepentingan masyarakat. Kami mengingatkan agar aspirasi anggota dewan adalah untuk kepentingan masyarakat," kata Bagus.
"Kami merasa kurang pantasnya seorang oknum anggota DPRD melakukan tindakan tersebut, karena anggota dewan merupakan sosok figur yang memberikan contoh baik kepada masyarakat. Disisi lain point pentingnya diduga bukan untuk aspirasi masyarakat," sambungnya.
Bagus menuturkan, dari hasil penelusuran pada foto-foto yang tersebar di sosial media tersebut, empat oknum anggota DPRD Kota Cilegon yang diduga terlibat aksi itu di antaranya berinisial BR dari PAN, AR dari Golkar, SB dari PPP, dan FMR dari Demokrat.
"Tiga oknum diantaranya sangat jelas terlihat nangkring di mobil komando," jelasnya.
Ia pun meminta kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cilegon untuk memberi teguran kepada empat anggota dewan tersebut.
"Dari Aliansi mahasiswa Cilegon Bersatu mengingatakan kepada Badan Kehormatan Dewan untuk memberi peringatan kepada oknum oknum tersebut agar bisa memberikan contoh yang baik untuk masyarakat Kota Cilegon," tegasnya
TribunBanten.com terus mencoba mengkonfirmasi oknum anggota DPRD Kota Cilegon, hingga berita ini tayang belum memberikan respon apapun.
| Uji Loyalitas hingga Visi Politik, DPW PKB Banten Tuntaskan UKK Tahap I untuk Saring Calon Ketua DPC |
|
|---|
| Resmi Naik! Ini Daftar Lengkap Harga BBM Terbaru Banten Mulai Sabtu 18 April 2026 |
|
|---|
| Pemprov Banten Ancam Dipotong Tunjangan Bagi ASN yang Menunggak Pajak Kendaraan |
|
|---|
| Profil Siti Julaiha, Politisi Asal Lebak Kini Jabat Ketua DPW PPP Banten |
|
|---|
| Skema Pembayaran Program Sekolah Gratis di Banten Dinilai Bermasalah, DPRD Desak Evaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Aliansi-Mahasiswa-Cilegon-Bersatu.jpg)