Kasus Korupsi
Pejabat Jamkrida Banten Diperiksa Penyidik Polda, Indikasi Korupsi Mencuat!
Sejumlah pejabat Jamkrida Banten diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah pejabat Jamkrida Banten diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus atau Ditreskrimsus Polda Banten.
Pemanggilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu diduga berkaitan dengan dugaan kasus korupsi.
Informasi yang dihimpun, pejabat Jamkrida Banten yang dipanggil diantaranya, Kabag SDM dan Umum, Asep Mulyana, Subrogasi dan Regaransi, Santi Karyati, serta Direktur Utama, Indriyanto Agus Wibowo.
Baca juga: PT Jamkrida Banten Buka Seleksi Direksi-Komisaris: Berikut Jadwal dan Syaratnya
Dalam pemanggilan tersebut, penyidik meminta para pihak membawa beberapa dokumen, mulai dari daftar nominatif terjamin untuk penjaminan ulang kredit mikro exs Bank Banten/Eksekutir kepada PT. Boare dan dokumen lain.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Heriyanto, membenarkan telah melakukan pemanggilan pada manajemen Jamkrida Banten.
"Kemarin baru satu kali di panggil. Tapi kita belum dapat informasi siapa saja yang di panggil dari Jamkrida," kata Didik di Polda Banten, Rabu (18/6/2025).
Didik tak menjelaskan secara detail, pemanggilan petinggi BUMD milik Pemerintah Provinsi Banten tersebut.
Namun ia menegaskan, pemanggilan tersebut berkaitan dengan kerugian negara.
"Dari sementara ada kerugian (Korupsi) nanti akan kita sampaikan," katanya.
Baca juga: Bacakan Vonis 16 Tahun Zarof Ricar, Hakim Menangis, Sebut Serakah dan Bikin Nama MA Tercoreng
Sejauh ini lanjut Didik, penyidik Ditreskrimsus Polda Banten masih melakukan pendalaman terkait kerugian negara tersebut.
"Nanti kita tunggu hasilnya, kemarin baru satu kali di panggil kemudian hasil penyelidikannya akan kita sampaikan."
"Masih Penyelidikan, sabar," pungkasnya.
pejabat
BUMD
Jamkrida
Banten
Kombes Pol Didik Hariyanto
Kabid Humas Polda Banten
Ditreskrimsus Polda Banten
| BERITA TERKINI: KPK Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh |
|
|---|
| Kelakar Purbaya Nyaris Dipush Up Prabowo Gegara Telat Datang di Agenda Penyerahan Uang Korupsi |
|
|---|
| Momen Presiden Prabowo Saksikan Kejagung Serahkan Uang Korupsi Ekspor CPO Rp13 T ke Negara |
|
|---|
| Kritik KPK soal Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh, Mahfud MD: Tak Perlu Tunggu Laporan |
|
|---|
| Tok! Majelis Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Nadiem Makarim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kabid-Humas-Polda-Banten-Kombes-Pol-Didik-Heriyanto-n.jpg)