Kunci Jawaban

Isi dan Kandungan QS Ar-Rahman Ayat 33 tentang Mencintai Iptek

Salah satu isi kandungan Q.S. Ar-Rahman ayat 33 Didahulukan penyebutan jin baru manusia, karena jin lebih memiliki kemampuan menembus luar angkasa ...

Penulis: Vega Dhini | Editor: Vega Dhini
Freepik/Kemdikbudristek, 2021
QS AR RAHMAN AYAT 33 - Foto QS Ar-Rahman ayat 33 yang diolah dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI, Kurikulum Merdeka dan Freepik.com, Jumat (4/7/2025). 

TRIBUNBANTEN.COM - Apa isi kandungan Q.S. Ar-Rahman ayat 33?

Q.S. Ar-Rahman ayat 33 merupakan ayat tentang mencintai Iptek.

Sebelum membahas mengenai isi kandungan Q.S. Ar-Rahman ayat 33, simak terjemahan ayatnya berikut ini.

Q.S. Ar-Rahman ayat 33

يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ اِنِ اسْتَطَعْتُمْ اَنْ تَنْفُذُوْا مِنْ اَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ فَانْفُذُوْاۗ لَا تَنْفُذُوْنَ اِلَّا بِسُلْطٰنٍۚ

Terjemahan: Wahai golongan jin dan manusia! Jika kalian sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kalian tidak akan mampu menembusnya, kecuali dengan kekuatan (dari Allah).

Isi dan Kandungan Ayat

Berikut ini, kandungan isi Q.S. Ar-Rahman ayat 33:

1. Allah Swt. mengancam kepada jin dan manusia, bahwa kelak di akhirat mereka tidak bisa mengelak akan pertanggung jawaban dari semua nikmat yang sudah diberikan. Meskipun mereka berusaha lari ke segala penjuru langit dan bumi, Sementara langit dan bumi serta alam semesta ini dimiliki dan berada dalam kekuasaan Allah Swt. Jika tidak percaya, silakan menembus dan melintasi ke semua penjuru alam raya ini, pasti mereka tidak mampu melakukan.

Baca juga: Isi dan Kandungan QS Ali Imran Ayat 190-191 tentang Berpikir Kritis

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Halaman 291, Di Bawah Ini yang Bukan Termasuk Hikmah dalam Pernikahan

2. Jika saat ini muncul kelompok manusia yang mampu melintasi beberapa planet di angkasa dengan kekuatan dan ilmu yang didapat, itu hanya seberapa, tidak sebanding dengan luasnya alam semesta, dan harus diingat agar menjadi kesadaran bersama, bahwa kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) harus semakin menumbuhkan kesadaran keimanan kepada Allah Swt. Itu artinya, semakin luas dan dalamnya ilmu yang dimiliki, hidupnya harus semakin dekat kepada-Nya, bahwa semuanya merupakan nikmat yang pasti akan diminta pertanggung jawaban.

3. Didahulukan penyebutan jin baru manusia, karena jin lebih memiliki kemampuan menembus luar angkasa, begitu juga perannya di bumi, meski lebih terbatas (Q.S. Jin/72: 9). Sebaliknya, saat Allah Swt. memberi tantangan untuk membuat semisal Al-Qur'an (Q.S al-Isra': 88), penyebutan manusia lebih didahulukan dibanding jin. Hal ini disebabkan kemampuan manusia lebih tinggi dibanding jin, apalagi yang paling ingkar menolak Al-Qur'an adalah jenis manusia.

4. Sebagian ulama menjadikan ayat ini sebagai isyarat ilmiah bahwa kekuatan dan penguasaan ilmu menjadi hal yang mutlak dimiliki, jika ingin menjadi umat, golongan atau kelompok yang sukses merengkuh dunia, apalagi akhirat, dan Islam sangat menekankan tentang ilmu, baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat. Seperi yang kita dapati sekarang ini, bahwa peradaban maju, pasti berbasis kepada ilmu, termasuk negara-negara maju, disebabkan kemampuan dan kemajuan di bidang ipteknya.

5. Harus dipahami bahwa majunya sebuah negara (sebut saja Singapura, Korea, Jepang, termasuk beberapa negara Eropa dan Amerika) disebabkan besarnya investasi pada kualitas manusia (sering disebut SDM), termasuk keberhasilan menjelajahi ruang angkasa. Itu semua membutuhkan dana yang tidak sedikit, termasuk kerjasama di pelbagai disiplin ilmu, bahkan antar negara, misalnya ilmu astronomi, teknik, matematika, seni, geologi dan lain-lain.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Usia Minimal Menurut UU No. 16 Tahun 2019 Baik Laki-laki Maupun Perempuan

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 11 Kurikulum Merdeka, Di Bawah Ini yang Bukan Merupakan Tujuan Nikah

Pembahasan isi kandungan Q.S. Ar-Rahman ayat 33 ini bersumber dari BAB 1: Membiasakan Berpikir Kritis dan Semangat Mencintai Iptek, Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI yang ditulis oleh Abd. Rahman dan Hery Nugroho.

Sumber: Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Penulis: Abd. Rahman, Hery Nugroho

*) Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak. Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

(TribunBanten.com/Vega)

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved