Pelajar SMK di Serang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Dua Teman Diamankan Polisi

Pelajar SMK di Serang ditemukan tewas usai pesta miras oplosan. Dua teman korban diamankan

Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Dok/Polisi
Pelajar SMK di Serang ditemukan tewas usai pesta miras oplosan. Dua teman korban diamankan, diduga melakukan kekerasan hingga menyebabkan kematian. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Seorang pelajar SMK bernama Mukhibi Habibillah (16), warga Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, ditemukan tewas mengambang di aliran irigasi Kampung Bojong Koneng, Desa Carenang, Sabtu (2/8/2025).

Mayat korban kali pertama ditemukan oleh seorang petani yang hendak ke sawah pada Sabtu.

Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady, membenarkan penemuan mayat tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa sebelum ditemukan tewas, korban sempat pesta minuman keras (miras) oplosan jenis arak yang dicampur dengan minuman panther dan komik.

Baca juga: Judol dan Pinjol Jadi Biang Kerok 2.000 Pasutri di Serang Banten Bercerai

Pesta miras dilakukan korban bersama dua rekannya yang berinisial RI dan RM di area persawahan yang jauh dari permukiman warga.

Saat korban mabuk berat hingga tak sadarkan diri, kedua temannya memutuskan membawanya berkeliling menggunakan sepeda motor.

"Setiba di lokasi kejadian yang jauh dari pemukiman, tersangka menurunkan korban di bantaran sungai irigasi," ujar Andi kepada TribunBanten.com, Senin (4/8/2025).

Di lokasi tersebut, kata Andi, kedua temannya itu mencoba menyadarkan rekannya namun tidak kunjung sadar.

Karena merasa kesal rekannya masih tidak sadarkan diri, kedua temannya itu memukuli dada, tangan, hingga muka korban dengan tangan kosong. 

"Keduanya memukuli agar korban siuman namun korban tetap tidak sadarkan diri," katanya.

Lantaran rekannya tak kunjung sadar juga, kedua tersangka akhirnya meninggalkan korban dalam posisi tergeletak di pinggir sungai irigasi. 

"Sabtu dini hari sekira pukul 01.30, kedua tersangka kembali ke lokasi untuk mengecek, namun korban sudah tidak ada. Karena ketakutan keduanya langsung pulang ke rumahnya masing-masing. Korban ditemukan tewas mengambang Sabtu sore," jelasnya.

Setelah menerima laporan, personil Polsek Carenang bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Serang langsung bergerak cepat mendatangi lokasi penemuan mayat mengumpulkan bukti-bukti dan saksi untuk dimintai keterangan.

Dari pemeriksaan luar oleh tim identifikasi ditemukan luka lebam akibat pukulan. Setelah melakukan penyelidikan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved