Anggaran Jalan Desa di Lebak Melonjak Era Gubernur Andra, Agil Zulfikar: Ini Komitmen Nyata

Anggaran jalan desa di Kabupaten Lebak melonjak signifikan pada tahun pertama kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni.

Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Misbahudin
JALAN BANG ANDRA - Muhamad Agil Zulfikar, sebelah kanan memakai baju putih, mendampingi Gubernur Banten Andra Soni, saat meresmikan jalan program Bang-Andra di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Lebak, Jumat (27/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua DPRD Lebak, Muhamad Agil Zulfikar, menilai satu tahun kepemimpinan Andra Soni menunjukkan komitmen nyata di sektor infrastruktur.
  • Anggaran program Bang Andra di Lebak mencapai Rp71 miliar pada tahun pertama, meningkat dari sebelumnya Rp20-Rp25 miliar.
  • DPRD menilai satu tahun belum cukup untuk menuntaskan seluruh persoalan, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.

 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Muhamad Agil Zulfikar, memberikan respons terhadap satu tahun masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah.

Gubernur Banten Andra Soni dan Dimyati Natakusumah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari di Jakarta, bertepatan dengan memasuki bulan Ramadhan.

Andra Soni dan Dimyati Natakusumah memperoleh 3.102.501 suara pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.

Baca juga: Jalan Bang Andra Diresmikan, Warga Cimarga Lebak Antusias Sambut Kedatangan Gubernur Banten

Pasangan ini didukung 10 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Banten Maju, di antaranya Gerindra, PKS, Demokrat, NasDem, PKB, PAN, PPP, PSI, Garuda, dan Prima.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, Andra Soni merupakan gubernur pertama yang menggelontorkan anggaran besar untuk penanganan infrastruktur jalan desa di Lebak.

“Tanpa menihilkan kinerja gubernur terdahulu, Pak Andra ini merupakan gubernur pertama yang menggelontorkan anggaran besar untuk Lebak dengan fokus di bidang infrastruktur,” katanya saat mendampingi Gubernur Banten, Andra Soni, meresmikan jalan program Bang-Andra di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Lebak, Jumat (27/2/2026).

Agil mengungkapkan, saat dirinya menjabat sebagai Ketua DPRD Lebak, anggaran bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk Kabupaten Lebak hanya berkisar Rp20 hingga Rp25 miliar.

Namun, pada tahun pertama Andra Soni menjabat sebagai Gubernur Banten, anggaran penanganan jalan melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang-Andra) di Lebak mencapai Rp71 miliar.

“Saya kira ini komitmen beliau sejak kampanye, dengan konsep adil dan merata. Terutama untuk wilayah yang membutuhkan penanganan khusus seperti Lebak dan Pandeglang, beliau memprioritaskan,” ujarnya.

“Perlu diketahui juga, anggaran Rp71 miliar itu baru untuk program jalan Bang-Andra saja, belum termasuk anggaran lainnya,” tambahnya.

Menurut Agil, masa satu tahun menjabat sebagai Gubernur Banten tentu belum cukup untuk membenahi seluruh persoalan secara menyeluruh. Karena itu, penanganan masalah di Banten harus dilakukan secara bertahap, terukur, dan konkret.

“Jadi, satu tahun itu belum cukup untuk menarik kesimpulan kondisi Banten secara keseluruhan, karena masih banyak waktu yang tersisa,” katanya.

Agil juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Lebak agar bersama-sama mengawal proses pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni.

“Kami sebagai kader Pak Gubernur memohon doa kepada seluruh masyarakat. Mari bersama-sama mengawal proses pembangunan dan visi misi Pak Gubernur,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved