Berita Pemkot Tangsel

Tangsel One Segera Hadir, Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Platform Ai

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mempercepat langkah transformasi digital melalui platform layanan terpadu berbasis kecerdasan buatan (Ai)

Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Tajudin
Dok. Ist
TANGSEL ONE - Ilustrasi Ai yang difungsikan dalam Platform Tangsel One. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mempercepat langkah transformasi digital melalui peluncuran platform layanan terpadu berbasis kecerdasan buatan (Ai) bertajuk Tangsel One.

Platform ini dijadwalkan segera hadir sebagai solusi untuk mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, kehadiran Tangsel One menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi dalam satu sistem.

“Semua layanan publik yang dibutuhkan masyarakat nanti akan terhimpun dalam satu platform berbasis Ai," kata Benyamin dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026). 

Baca juga: Wali Kota Benyamin Dorong Transformasi Digital Lewat Tangsel One untuk Integrasi Layanan

"Warga juga bisa menyampaikan aspirasi dan bertanya banyak hal mengenai Kota Tangsel secara langsung melalui platform ini,” sambungnya.

Menurutnya, digitalisasi layanan publik saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Selain meningkatkan kemudahan akses, sistem ini juga diharapkan mampu mendorong transparansi serta efisiensi dalam birokrasi pemerintahan.

“Harapannya, Tangsel One bisa benar-benar memudahkan masyarakat dan menjadi wajah baru pelayanan publik yang modern, terintegrasi, dan efisien,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin menjelaskan, bahwa Tangsel One dirancang sebagai pusat layanan digital berbasis chat-first AI yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut, platform ini hadir untuk menjawab tantangan layanan publik yang selama ini masih terpisah-pisah di berbagai kanal.

“Platform ini menggabungkan satu data dengan kemudahan berbasis percakapan," kata Asep.

"Masyarakat bisa mengurus berbagai keperluan, mulai dari perizinan hingga pengaduan, cukup melalui WhatsApp tanpa perlu proses yang rumit,” jelasnya.

Tak hanya itu, Tangsel One juga mengusung konsep layanan tanpa tatap muka (contactless service), sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kapan saja dan di mana saja.

Baca juga: Akademisi Universitas Leiden Soroti Ancaman Wisata dan Modernisasi Suku Adat Baduy di Lebak

Dengan dukungan teknologi Ai, layanan yang diberikan juga diharapkan lebih objektif dan transparan, sekaligus meminimalkan potensi diskriminasi dalam pelayanan publik.

"Selain layanan administratif, masyarakat nantinya juga dapat mengakses berbagai informasi seputar Kota Tangerang Selatan, mulai dari destinasi wisata, kuliner lokal, hingga informasi layanan publik lainnya dalam satu ruang percakapan," ucapnya.

Ia menambahkan, Tangsel One juga akan berfungsi layaknya sebagai asisten digital kota yang aktif selama 24 jam, dalam menyajikan informasi resmi pemerintah dengan gaya komunikasi yang ramah namun tetap profesional.

"Mengusung konsep 'satu akses, satu data, satu Tangsel'. Kehadiran platform ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ekosistem kota cerdas (smart city) yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan optimistis, Tangsel One tidak hanya mempermudah layanan administrasi, tetapi juga menjadi lompatan besar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved