Serang Bahagia
Pemkab Serang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Minta Layanan Damkar Terus Ditingkatkan
Pemkab Serang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, seiring tingginya potensi risiko di wilayah tersebut.
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, seiring tingginya potensi risiko di wilayah tersebut.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan pentingnya peningkatan layanan pemadam kebakaran (Damkar) sebagai bagian dari sistem penanganan darurat.
Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan apresiasi kepada seluruh petugas Damkar Kabupaten Serang atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menangani berbagai kondisi darurat.
Baca juga: Komisi IV DPRD Serang Awasi PT Modern Industrial Estate, Ahmad Muhibin: Dua Kewajiban Harus Dipenuhi
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas Damkar yang telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian dalam melindungi masyarakat,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, Kabupaten Serang merupakan daerah dengan potensi bencana yang cukup tinggi.
Bahkan, pada awal tahun 2026, hampir seluruh kecamatan terdampak berbagai bencana, mulai dari banjir hingga longsor.
"Kita mencatat dari 29 kecamatan, 28 di antaranya terdampak bencana. Ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah atau BPBD," jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih aktif meningkatkan pemahaman terkait mitigasi bencana. Edukasi dinilai penting agar masyarakat mampu meminimalkan risiko saat terjadi bencana.
"Masyarakat perlu memahami langkah-langkah mitigasi risiko agar dapat meminimalkan dampak bencana sembari menunggu bantuan dari petugas," katanya.
Selain itu, Bupati menilai kemampuan petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Serang sudah cukup baik, namun tetap perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.
Pemkab Serang juga telah mengirim sejumlah personel untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi guna meningkatkan kompetensi.
"Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan keahlian petugas agar risiko, khususnya bagi petugas di lapangan, dapat diminimalkan," ungkapnya.
Dari sisi sarana dan prasarana, saat ini Kabupaten Serang memiliki sekitar empat hingga enam unit mobil pemadam kebakaran.
Pemerintah daerah berencana melakukan kajian untuk penambahan armada guna memperluas jangkauan pelayanan.
"Insya Allah ke depan akan kami kaji dan anggarkan penambahan kendaraan Damkar agar pelayanan bisa menjangkau seluruh masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menilai keberadaan Dinas Pemadam Kebakaran sebagai lembaga tersendiri merupakan kebutuhan yang perlu dipertimbangkan, dengan tetap menyesuaikan kondisi fiskal daerah.
"Damkar memiliki tugas yang cukup kompleks, mulai dari pemadaman kebakaran hingga evakuasi dan penanganan kondisi darurat lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kelembagaan yang lebih komprehensif," pungkasnya.
| Hari Jadi Damkar, BPBD Kabupaten Serang Kaji Penguatan Layanan & Pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran |
|
|---|
| Pemkab Serang Latih KWT Olah Talas Beneng Jadi Pangan Lokal Bernilai Ekonomi dan Berdaya Saing |
|
|---|
| Diskoumperindag Kabupaten Serang Latih 326 Wirausaha Pemula, Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital |
|
|---|
| Refleksi Akhir Tahun, Bupati Serang Gelar Pengajian dan Doa Bersama |
|
|---|
| Bupati Serang Siapkan Posko Kesiapsiagaan Hadapi Libur Nataru 2025-2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bupati-Serang-Ratu-Rachmatuzakiyah-menegaskan-pent.jpg)