Arus Balik Lebaran 2026

Arus Balik Membludak: 91.657 Penumpang dan 25.332 Kendaraan Tinggalkan Sumatera ke Jawa

H+1 Lebaran, jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni–Merak melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Dok. ASDP
Foto udara aktifitas arus balik Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak Banten, Senin (23/3/2026) malam. 

Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris 

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON — Gelombang arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan lonjakan tajam. 

Pada H+1 Lebaran, jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni–Merak melonjak drastis dibandingkan tahun sebelumnya. 

Data Posko Angkutan Lebaran mencatat, pada Minggu (23/3/2026) atau H+1, total penumpang yang menyeberang mencapai 91.657 orang.  

Baca juga: 5 Tips Aman Arus Balik Mudik Lebaran 2026 dengan Transportasi Umum

Angka ini meningkat signifikan sebesar 58,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 57.801 orang. 

Lonjakan lebih tinggi bahkan terjadi pada kendaraan. Tercatat sebanyak 25.332 unit kendaraan telah menyeberang ke Pulau Jawa, naik 70,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 14.866 unit. 

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan tren kenaikan arus balik diperkirakan masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, puncak arus balik diprediksi terjadi secara bertahap. 

“Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Selasa (24/3), kemudian kembali meningkat pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3),” kata Heru dalam keterangannya. 

Hingga H+2 Lebaran atau Senin (24/3) pukul 14.00 WIB, pergerakan arus balik juga masih tinggi. Tercatat sebanyak 50.631 penumpang telah menyeberang atau naik 53,5 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara kendaraan mencapai 12.654 unit atau meningkat 48,1 persen. 

Secara kumulatif, total pergerakan arus balik hingga H+2 telah mencapai 142.288 orang dan 37.634 unit kendaraan. Angka tersebut setara dengan sekitar 15 persen dari total pergerakan arus mudik sebelumnya. 

Heru mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan di pelabuhan. 

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk menghindari periode puncak agar perjalanan lebih nyaman dan antrean dapat diminimalisasi,” ujarnya. 

Tiket Wajib Dibeli Secara Online 

Dari sisi layanan, ASDP juga menerapkan skema tarif tunggal (single tarif) serta pengaturan distribusi pengguna jasa secara dinamis di dermaga. 

Untuk menghindari penumpukan, penumpang pejalan kaki dan kendaraan roda dua diarahkan sesuai kondisi trafik. Bahkan, dermaga tambahan juga disiapkan sebagai langkah darurat jika terjadi lonjakan ekstrem. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved