Dapat Pinjaman dari Danantara, Krakatau Steel Siapkan Program Pengunduran Diri Sukarela

PT Krakatau Steel (KRAS) mendapat bantuan dana sebesar Rp 4,93 triliun dari dari PT Danantara Asset Management (Persero)

Tayang:
Editor: Wawan Perdana
Dok./krakatausteel.com
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (23/12/2025). Emiten dengan kode KRAS ini mempersiapkan beberapa langkah penting menyongsong tahun 2026. 

TRIBUNBANTEN.COM-PT Krakatau Steel (KRAS) mendapat bantuan dana sebesar Rp 4,93 triliun dari dari PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM.

Pabrik baja pelat merah ini mendapat suntikan dana melalui skema pinjaman pemegang saham (shareholder loan).

Langkah krusial itu tertuang dalam laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) per Selasa (23/12/2025). 

Restrukturisasi keuangan diajukan perusahaan kepada Badan Pelaksana Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) per 20 November 2025.

Untuk Apa Saja Dana Itu?

  • Dana terdiri atas pinjaman modal kerja sebesar Rp 4,1 triliun dengan tenor minimal lima tahun.
  • Dana ini akan digunakan untuk pembelian bahan baku pabrik Hot Strip Mill (HSM) dan Cold Rolled Mill (CRM), serta mendukung pemenuhan kebutuhan bahan baku pabrik pipa.

  • Serta pinjaman sebesar Rp 752 miliar yang dialokasikan untuk pelaksanaan program pengunduran diri sukarela melalui skema Golden Handshake dan Program Penyehatan Dana Pensiun Krakatau Steel dengan mekanisme Lump Sum Window, dengan tenor minimal enam tahun. 
     

“Nilai transaksi adalah sebesar sampai dengan maksimal Rp4.935.055.000.000 yang terdiri dari: (a) pinjaman dana kerja sebesar Rp4.182.250.000.000 dengan tenor minimal lima tahun; dan (b) pinjaman sebesar Rp752.805.000.000 untuk pendanaan Program Pengunduran Diri secara Sukarela melalui Skema Golden Handshake dan Program Penyehatan Dana Pensiun Krakatau Steel melalui mekanisme Lump Sum Window dengan tenor minimal 6 tahun,” kata manajemen.

Baca juga: Dirut Bank Banten Blak-blakan Usai Saham Dibeli Bank Jatim Hampir 28 Juta Lembar

Sudah Dapat Persetujuan

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengambil langkah krusial untuk menjaga keberlangsungan usahanya. 

Persetujuan itu berdasarkan kewenangan BP BUMN selaku wakil pemerintah pusat, yang dilandaskan Surat No. S-101/BPU/12/2025 tertanggal 2 Desember 2025 perihal Persetujuan Transaksi Pinjaman dan Penjaminan Perseroan atas Penerimaan Pinjaman Baru berupa Pinjaman Pemegang Saham (Shareholder Loan). 

Manajemen KRAS memastikan restrukturisasi bertujuan menjaga kelangsungan operasional perusahaan, khususnya menopang kebutuhan modal kerja di tengah kinerja operasional yang belum optimal. 

Seiring dengan urgensi pendanaan yang berkaitan langsung dengan kelangsungan usaha, Krakatau Steel menandatangani Perjanjian Pemegang Saham dengan Danantara Asset Management pada 19 Desember 2025. 

Transaksi ini juga telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris perseroan, serta BP BUMN selaku pemegang saham Seri A Dwiwarna.

Transaksi tersebut dipastikan tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Direksi dan Dewan Komisaris, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, menyatakan transaksi dilakukan murni untuk penyehatan perseroan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Catat Laba Bersih

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2025 di Jakarta, Selasa (23/12/2025). 

Berbagai capaian kinerja yang disampaikan menunjukkan penguatan fundamental Perusahaan serta kesiapan Perseroan memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan.

Dengan fundamental usaha yang terus membaik, Krakatau Steel optimistis dapat mengelola Perusahaan secara konsolidasi dengan nilai aset mencapai USD 825,3 juta, ditopang oleh kinerja operasional dan keuangan sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren pemulihan dan penguatan berkelanjutan. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved