Sosok Iman Rachman, Hari Ini Mengumumkan Pengunduran Diri dari Dirut BEI
Iman Rachman, mengumumkan pengunduran diri. Keputusan diambil setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua hari terakhir.
TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA-Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengumumkan pengunduran diri hari ini, Jumat (30/1/2026).
Ia menjabat sebagai Dirut BEI sejak tahun 2022.
Keputusan tersebut diambil Iman setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok selama dua hari terakhir.
Bahkan IHSG sempat terkena penghentian perdagangan sementara alias trading halt dua hari lantaran turun hingga 8 persen.
Ambruknya IHSG terjadi pascapengumuman MSCI yang memutuskan untuk menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks.
Menurut Tjiptono Darmadji (2001:95) dalam buku Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya (2020:185), Bursa Efek memiliki dua tugas utamanya, yaitu sebagai fasilitator atau penyedia dan pengawas.
Seperti apa sosok dan rekam jejak Iman Rachman?
Iman Rachman dikutip dari kontan.co.di, diangkat menjadi Direktur Utama BEI pada tahun 2022.
Sebelum memimpin BEI, Iman pada 2020 menjabat sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero).
Di dunia pasar modal, Iman tercatat pernah bekerja di PT Danareksa Sekuritas sebagai manajer selama lima tahun sejak 1998 sampai 2003.
Kemudian, dia menjadi Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas periode 2003–2016.
Setelah itu, Iman mengemban sejumlah posisi strategi di perusahaan pelat merah lainnya. Diantaranya, Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) periode 2019–2020.
Lalu, Iman menduduki posisi Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) masa jabatan 2018–2019 dan Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) periode 2016–2018.
Pria kelahiran Jakarta ini mengenyam pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran dan lulus tahun 1995.
Dua tahun kemudian, Iman meraih gelar Master of Business Administration in Finance dari Leeds University Business School, Inggris pada 1997.
| Rupiah dan IHSG Melemah, Menkeu Purbaya: Tidak Apa-apa, Nanti Kita Perbaiki |
|
|---|
| IHSG Turun 20 Persen, Lo Kheng Hong Justru Borong Saham Ini, Kepemilikan Tembus 6,68 Persen |
|
|---|
| Proyeksi IHSG Senin, 4 Mei 2026, Sideways Cenderung Melemah: Ini Analisis dan Rekomendasi Saham |
|
|---|
| IHSG Amblas! 10 Saham Ini Justru Diborong Asing, Ini Daftarnya |
|
|---|
| IHSG Anjlok 3,38 Persen ke 7.129! Asing Jual Rp 1,88 Triliun Sepekan, Rupiah Jadi Biang Kerok |
|
|---|