Serang Bahagia

Bupati Serang Komitmen Wujudkan Gerakan Tanam Padi, Alat Transplanter Diberikan kepada Petani

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan gerakan tanam padi cepat di wilayah Kabupaten Serang.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Muhammad Uqel/TribunBanten.com
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan gerakan tanam padi cepat di wilayah Kabupaten Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan gerakan tanam padi cepat di wilayah Kabupaten Serang.

Menurut Zakiyah, guna mempercepat penanaman, pihaknya memberikan bantuan transplanter atau alat modern penanaman padi bagi para petani.

"Alhamdulillah, hari ini kita hadir dalam rangka gerakan tanam padi untuk melakukan percepatan di wilayah Kabupaten Serang, khususnya di Kecamatan Kramatwatu. Mekanisme penanaman yang tadi kita lihat menggunakan salah satu alat modern dalam rangka percepatan tanam padi," kata Zakiyah kepada TribunBanten.com, Senin (29/9/2025).

Baca juga: Penemuan Kain Kafan dan Tulang Belulang Manusia Gegerkan Warga Perumahan Elit di Kabupaten Tangerang

"Semoga dengan adanya alat transplanter bisa meningkatkan produksi tanam padi dan sesuai dengan target yang kita inginkan," sambungnya.

Zakiyah menyebut, dengan segala keterbatasan para petani, luas lahan pertanian yang belum ditanami mencapai sekitar 1.700 hektare.

"Tadi kita lihat masih ada hampir 1.700 hektare lahan yang belum ditanami. Semoga dengan adanya bantuan alat transplanter ini bisa mempercepat tanam padi di wilayah Kabupaten Serang," ujarnya.

Lebih lanjut, Zakiyah mengatakan, untuk menghadapi tantangan alih fungsi lahan yang terjadi di Kabupaten Serang, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar tetap mempertahankan lahan pertanian.

"Nanti tentu kita akan berkoordinasi dengan Dinas Pemukiman dan lainnya sehingga lahan pertanian khusus tidak dialihfungsikan untuk kepentingan lain," ucapnya.

Zakiyah juga mengajak kaum milenial yang memiliki minat di bidang pertanian agar terlibat langsung dalam program Brigadir Pangan.

"Untuk kaum milenial, sekarang ada program Milenial Bertani dari Menteri Pertanian melalui Brigadir Pangan. Jadi saya himbau kepada seluruh milenial yang mempunyai passion di bidang pertanian agar bergabung dengan kami di Dinas Pertanian, sehingga bisa memberikan kontribusi nyata untuk daerah," ujarnya.

Terkait keluhan petani, kata Zakiyah, pihaknya sudah mengakomodasi agar pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan bantuan bibit padi dan alat alsintan.

"Keluhan petani tadi, mereka minta alat-alat alsintan modern agar penanaman lebih cepat, juga bantuan bibit padi," katanya.

"Saya sudah mohonkan ke Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Provinsi Banten. Insya Allah akan ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian Banten," tambahnya.

Zakiyah berharap, dengan adanya gerakan tanam padi cepat ini dapat memotivasi para petani dan masyarakat dalam melakukan penanaman padi.

"Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan target tanam padi yang belum maksimal. Semoga dengan kehadiran pemerintah pusat bisa menjadi gerakan percepatan untuk terus menanam padi demi memenuhi target," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved