Serang Bahagia
Prihatin Kasus Asusila, Bupati Serang Tekankan Peran Aktif Semua Pihak dan Perkuat Pengawasan
Ia menegaskan bahwa peristiwa semacam ini merupakan hal yang tidak diinginkan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Wawan Perdana
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan rasa kesedihan dan keprihatinan yang mendalam terhadap kasus pelecehan seksual yang masih terjadi wilayah Kabupaten Serang.
Ia menegaskan bahwa peristiwa semacam ini merupakan hal yang tidak diinginkan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.
Ratu Zakiyah menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah memiliki Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) yang beranggotakan unsur penegak hukum serta perwakilan dari bidang hukum dan terkait lainnya.
Satgas ini telah disiapkan untuk memfasilitasi seluruh kebutuhan korban hingga proses penyelesaian kasus dapat berjalan tuntas dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Kami telah memiliki Satgas PPA yang siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Tim ini akan terus bekerja hingga seluruh kebutuhan yang diperlukan oleh korban dapat terpenuhi dan kasus ini terselesaikan dengan baik,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, (14/5/2026).
Selain penanganan kasus yang sedang terjadi, Ratu Zakiyah juga berkomitmen untuk memperkuat upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi yang disebarluaskan ke seluruh lapisan masyarakat.
Peran Orangtua
Dalam hal ini, Bupati Serang menekankan pentingnya peran aktif dan tanggung jawab orang tua dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan anak-anak serta remaja.
Ia mengingatkan bahwa meskipun orang tua telah menitipkan anak-anak ke tempat yang dianggap aman, pengawasan dan peran serta keluarga tetap diperlukan secara berkelanjutan.
Orang tua diminta untuk rutin memantau dan mengecek kondisi lingkungan serta tempat pendidikan atau pembinaan yang diikuti oleh anak-anak, serta menanyakan langsung mengenai kondisi dan kualitas pelayanan serta pengasuhan yang diberikan oleh pihak pengelola atau pengajar di tempat tersebut.
"Perlindungan anak dan perempuan tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. Kami tidak dapat bekerja sendirian, maka kami mengajak tokoh masyarakat, pengelola lembaga pendidikan maupun pembinaan, hingga warga setempat, untuk saling mengawasi dan memantau kondisi di lingkungan masing-masing," tegasnya.
Ratu Zakiyah menjelaskan kasus yang terjadi menjadi pelajaran berharga, terutama karena peristiwa tersebut berlangsung di tempat yang semula dianggap aman dan terpercaya, seperti lembaga atau tempat pembinaan yang tertutup dan khusus untuk kegiatan pendidikan dan pengembangan diri.
Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan tidak boleh berkurang atau diabaikan hanya karena suatu tempat dinilai aman dan terjamin keamanannya.
Baca juga: Beri Penghargaan Wajib Pajak Patuh dan Kontribusi Besar, Bupati Serang Paparkan Realisasi Pencapaian
Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih peka dan waspada terhadap situasi di lingkungan sekitar. Setiap tempat pembinaan, padepokan, atau lembaga pendidikan yang beroperasi secara tertutup atau memiliki sistem akses yang terbatas perlu menjadi perhatian bersama.
Masyarakat diminta untuk memastikan bahwa tempat-tempat tersebut benar-benar aman, nyaman, dan sesuai syarat untuk menampung serta mendidik anak-anak dan remaja.
| Beri Penghargaan Wajib Pajak Patuh dan Kontribusi Besar, Bupati Serang Paparkan Realisasi Pencapaian |
|
|---|
| Kesbangpol Optimistis 16 Putra-Putri Terbaik Kabupaten Serang Lolos Seleksi Paskibraka Nasional 2026 |
|
|---|
| Rakor Forkopimda, Bupati Serang Bahas Berbagai Isu Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Lepas 388 Jemaah Calon Haji, Bupati Serang Beri Pesan Menyentuh : Sabar, Ikhlas, dan Saling Menolong |
|
|---|
| Bupati Serang Salurkan Bantuan Rp1,1 Miliar ke Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bupati-Serang-Satgas-PPA-ASDA.jpg)