Bupati Berharap Pembangunan PSEL di TPSA Cilowong Bisa Mengurai Persoalan Sampah Kabupaten Serang

Bupati Serang, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mengurai volume sampah yang selama ini menjadi persoalan serius

TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
PSEL - Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, bahwa program PSEL menjadi solusi strategis untuk mengurai sampah yang selama ini menjadi persoalan serius di Kabupaten Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Pemerintah Kabupaten Serang terus berupaya mencari solusi konkret dalam menangani persoalan sampah yang kian kompleks.

Salah satu langkah yang kini disiapkan adalah memanfaatkan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu mengurai volume sampah yang selama ini menjadi persoalan serius di wilayahnya.

"Harapannya tentu dalam rangka mengurai sampah dari Kabupaten Serang. Karena kita tahu, sampah dari Kabupaten Serang itu sangat banyak. Dengan adanya program PSEL ini, maka persoalan sampah di Kabupaten Serang ini insyaallah bisa terselesaikan," ujarnya, Jumat, (27/3/2026).

Rencananya, titik pembangunan PSEL akan berlokasi di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong yang berada di Kota Serang.

Lokasi tersebut dipilih sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis regional.

Program ini tidak hanya melibatkan Kabupaten Serang, tetapi juga mengusung konsep aglomerasi Serang Raya yang mencakup Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Melalui kerja sama lintas daerah ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif dan terintegrasi.

PSEL sendiri merupakan teknologi yang mengolah sampah menjadi energi listrik, sehingga tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa energi alternatif.

Pemerintah daerah optimistis, dengan adanya fasilitas ini, persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

Ke depan, realisasi proyek PSEL di Cilowong akan menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah modern di Serang Raya, sekaligus menjawab tantangan lingkungan yang semakin mendesak.

Butuh Waktu 3 Tahun

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi (waste to energy) di Provinsi Banten sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah.

Hal itu disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Kota Serang, Jumat (27/3/2026), usai melakukan kerja bakti kebersigan di Pasar Induk Rau dan Royal Baroe.

Hanif menjelaskan, Banten menjadi salah satu fokus pengembangan waste to energy nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Pembangunan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Banten Butuh Waktu 3 Tahun

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved