Kondisi Jembatan Kali Peng Serang Rusak Parah, Mobil Sembako Hingga Motor Pernah Terperosok

Salah satu warga Lontar, Payumi mengatakan umur Jembatan Kali Peng sudah cukup lama kurang lebih 20 tahun.

TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
JEMBATAN RUSAK - Sebuah mobil terperosok di jembatan Desa Lontar, Kabupaten Serang, Banten, beberapa waktu lalu. Jembatan penghubung antara Desa Lontar dengan Desa Alang-Alang tersebut kondisinya sudah lama memprihatinkan sejak 2020 lalu. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Jembatan Kali Peng yang berlokasi di Desa Lontar, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Serang, Banten, mengalami rusak parah.

Jembatan penghubung antara Desa Lontar dengan Desa Alang-Alang tersebut kondisinya sudah lama memprihatinkan sejak 2020 lalu.

Salah satu warga Lontar, Payumi mengatakan umur Jembatan Kali Peng sudah cukup lama kurang lebih 20 tahun.

"Jadi, dari semenjak dibangun Jembatan Kali Peng di Desa Lontar belum sama sekali diperbaiki apalagi dibangun ulang," ucap Payumi, Jumat (10/4/2026).

Dia menjelaskan kondisi jembatan sekarang sudah sangat memprihatinkan kondisi pondasinya sudah rusak parah.

"Meskipun jembatan masih bisa dilalui, tetapi hanya ditopang dengan pelat besi yang dikhawatirkan bisa memakan korban," ujarnya.

Banyak Motor Tercebur

Menurut dia, semenjak jembatan mengalami rusak parah sudah banyak korban seperti mobil muatan sembako terperosok, mobil angkutan es ikan jatuh, dan banyak motor yang tercebur.

"Padahal, Jembatan Kali Peng Desa Lontar sangat penting sekali untuk kepentingan sosial dan perekonomian masyarakat," ungkapnya.

Kendati demikian, kata Payung, warga bersama perangkat desa, dan Kecamatan Tirtayasa sudah berupaya meminta kepada dinas terkait agar jembatan diperbaiki.

"Kami sudah empat kali menghadap ke DPUPR Kabupaten Serang kemudian dijanjikan jembatan akan dibangun pada 2025 dianggarkan murni, tetapi hanya diberikan harapan palsu,"  terangnya.

Baca juga: Pemkab Serang dan PT Kurma Azwa Farm Siapkan 1.000 Ekor Hewan Kurban

Meskipun demikian, masyarakat tetap menantikan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang agar jembatan bisa segera diperbaiki.

"Jembatan itu sangat penting sekali, karena merupakan jalannya rantai perekonomian bagi masyarakat sekitar, selama ini kan masyarakat sangat kesulitan ketika mau mengangkut hasil panen ikan dari tambak maupun hasil nelayan melaut," ucapnya.

"Ditambah lagi jembatan ini juga dekat dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), mobilitas akses untuk mengangkut sembako, air minum, dan kebutuhan lain untuk masyarakat," imbuh Payumi.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved