Dari 5 Ribu ke 15 Ribu Ekor, Budidaya Lele BUMDes Desa Teras Serang Makin Berkembang

BUMDes Maju Bersama Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, terus mengembangkan budidaya ikan lele dari 5 ribu menjadi 15 ribu ekor.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
BUMDES - Camat Carenang, Imron beserta jajarannya saat meninjau BumDes Maju Bersama Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang. BUMDes Maju Bersama Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, terus mengembangkan budidaya ikan lele dari 5 ribu menjadi 15 ribu ekor. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Budidaya ikan lele yang dikelola BUMDes Maju Bersama Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Setelah sukses pada panen pertama, kini jumlah budidaya ikan lele ditingkatkan dari 5 ribu menjadi 15 ribu ekor.

BUMDes Desa Teras pun tengah mempersiapkan panen kedua yang diperkirakan berlangsung pekan depan.

Perkembangan usaha produktif desa tersebut ditinjau langsung oleh Camat Carenang, Imron, bersama jajaran kecamatan di Kampung Pasepatan, Desa Teras, Selasa (19/5/2026).

Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem, Jadwal Panen Jagung Hibrida BUMDes Berkah Wali Kabupaten Serang Mundur

Selain budidaya ikan lele, BUMDes Maju Bersama juga mengembangkan usaha bebek petelur dan pertanian sayur-mayur guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Direktur BUMDes Maju Bersama Desa Teras, Cecep Akhmad Khaerudin, mengapresiasi kunjungan dari pihak Kecamatan Carenang yang melakukan monitoring perkembangan usaha desa.

"Tentu saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan jajaran Kecamatan Carenang yang sudah datang ke BUMDes Maju Bersama Desa Teras," ujarnya.

Cecep mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan budidaya ikan air tawar sekaligus memastikan kesiapan panen kedua ikan lele.

"Mudah-mudahan minggu depan kami sudah bisa melaksanakan panen yang kedua," katanya.

Menurutnya, ikan lele dipilih sebagai komoditas utama karena lebih mudah dibudidayakan dibandingkan jenis ikan lainnya.

Selain itu, pengelola BUMDes juga telah memiliki pengalaman dalam pengelolaan budidaya lele.

"Alasan memilih ikan lele karena lebih mudah, di samping itu pengelola juga sudah memiliki kemampuan dalam bidang budidaya ikan lele," jelasnya.

Ia menjelaskan, pada panen pertama pihaknya menebar sekitar 5 ribu bibit lele dan berhasil menghasilkan tiga hingga empat kuintal lele.

Keberhasilan tersebut membuat BUMDes meningkatkan jumlah budidaya menjadi 15 ribu ekor untuk panen berikutnya.

"Panen pertama alhamdulillah sukses, hasilnya mencapai tiga sampai empat kuintal. Kemudian kami meningkatkan pengembangan menjadi 15 ribu ekor dan rencananya akan dipanen pekan depan," tutupnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved