Belum Ada Kepastian, Keluarga Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros Minta Doa

Keluarga Kapten Andy Dahananto dari Tangerang masih menunggu kabar terbaru terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan.

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ade Feri
Deretan karangan bunga yang berjejer di halaman rumah Kapten Andy Dahananto, di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/1/2026). Keluarga Kapten Andy Dahananto dari Tangerang masih menunggu kabar terbaru terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Keluarga pilot pesawat ATR 42-500, yang dilaporkan jatuh di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, hingga kini masih menunggu kepastian mengenai kondisi korban.

Pilot pesawat tersebut diketahui bernama Andy Dahananto, yang merupakan warga PWS Tigaraksa, Blok A1 RT 06 RW 03, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Di kediaman Kapten Andy, suasana haru dan penuh penantian terasa sejak kabar insiden tersebut beredar.

Baca juga: Karangan Bunga dari Kerabat Hingga Wabup Tangerang Tiba di Rumah Pilot ATR 42-500

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com, rumah Kapten Andy yang memiliki corak warna silver dan putih nampak dalam kondisi sepi, dan pintu tertutup.

Di halaman depan rumah, sudah terpasang satu unit tenda berukuran sekitar panjang 9 meter dan lebar 3 meter.

Selain itu, ada juga beberapa karangan bunga ucapan belasungkawa yang dikirim oleh kerabat, rekan sejawat, hingga Wakil Bupati Tangerang.

Sementara pada bagian dalam pagar rumah, terlihat sejumlah kardus air mineral kemasan yang bertumpuk di depan pintu, serta beberapa tumpukan kursi plastik berwarna biru.

Sedangkan dari dalam rumah, terdengar beberapa anggota keluarga sedang berkumpul dan berbincang membicarakan kondisi dan informasi terkini di lokasi jatuhnya pesawat.

Menurut adik ipar Kapten Andy, Agus Mahardianto, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi terbaru mengenai kondisi para korban.

Hal itu, kata dia, membuat keluarga hanya bisa berharap sembari meminta doa dari masyarakat agar awak pesawat yang belum ditemukan diberikan keselamatan.

"Saya barusan telponan dengan kakak yang di sana (istri Andy Dahananto), belum ada informasi terbaru," kata adik ipar Kapten Andy, Agus Mahardianto.

"Dan sampai sekarang kami masih menunggu kepastian informasi dari otoritas terkait. Mohon doa ya, mudah-mudahan segera ada kabar baik," sambungnya.

Lebih lanjut Agus mengungkapkan, bahwa hingga saat ini istri dan anak dari Kapten Andy masih berada di Makassar untuk menjalani pemeriksaan guna pencocokan DNA terhadap korban yang telah ditemukan.

"Iya, kakak sama anaknya masih di sana (Makassar)," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved