Belum Ada Kepastian, Keluarga Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros Minta Doa
Keluarga Kapten Andy Dahananto dari Tangerang masih menunggu kabar terbaru terkait kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Maros, Sulawesi Selatan.
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Keluarga pilot pesawat ATR 42-500, yang dilaporkan jatuh di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, hingga kini masih menunggu kepastian mengenai kondisi korban.
Pilot pesawat tersebut diketahui bernama Andy Dahananto, yang merupakan warga PWS Tigaraksa, Blok A1 RT 06 RW 03, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.
Di kediaman Kapten Andy, suasana haru dan penuh penantian terasa sejak kabar insiden tersebut beredar.
Baca juga: Karangan Bunga dari Kerabat Hingga Wabup Tangerang Tiba di Rumah Pilot ATR 42-500
Berdasarkan pantauan TribunBanten.com, rumah Kapten Andy yang memiliki corak warna silver dan putih nampak dalam kondisi sepi, dan pintu tertutup.
Di halaman depan rumah, sudah terpasang satu unit tenda berukuran sekitar panjang 9 meter dan lebar 3 meter.
Selain itu, ada juga beberapa karangan bunga ucapan belasungkawa yang dikirim oleh kerabat, rekan sejawat, hingga Wakil Bupati Tangerang.
Sementara pada bagian dalam pagar rumah, terlihat sejumlah kardus air mineral kemasan yang bertumpuk di depan pintu, serta beberapa tumpukan kursi plastik berwarna biru.
Sedangkan dari dalam rumah, terdengar beberapa anggota keluarga sedang berkumpul dan berbincang membicarakan kondisi dan informasi terkini di lokasi jatuhnya pesawat.
Menurut adik ipar Kapten Andy, Agus Mahardianto, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi terbaru mengenai kondisi para korban.
Hal itu, kata dia, membuat keluarga hanya bisa berharap sembari meminta doa dari masyarakat agar awak pesawat yang belum ditemukan diberikan keselamatan.
"Saya barusan telponan dengan kakak yang di sana (istri Andy Dahananto), belum ada informasi terbaru," kata adik ipar Kapten Andy, Agus Mahardianto.
"Dan sampai sekarang kami masih menunggu kepastian informasi dari otoritas terkait. Mohon doa ya, mudah-mudahan segera ada kabar baik," sambungnya.
Lebih lanjut Agus mengungkapkan, bahwa hingga saat ini istri dan anak dari Kapten Andy masih berada di Makassar untuk menjalani pemeriksaan guna pencocokan DNA terhadap korban yang telah ditemukan.
"Iya, kakak sama anaknya masih di sana (Makassar)," katanya.
| Pernah Satu Kamar Saat Pendidikan, Sahabat Kenang Sosok Captain Andy Dahananto, Smart dan Santun |
|
|---|
| Detik-detik Pemakaman Capt Andy Dahananto di TPU Ranca Sadang Tangerang, Diwarnai Isak Tangis |
|
|---|
| Kelelahan, Penyebab Menteri KPP Sakti Wahyu Trenggono Ambruk Saat Upaca Pelepasan Jenazah |
|
|---|
| Jenazah Capt Andy Dahananto Tiba di Rumah Duka, Sang Adik : Beliau Sosok Ayah Bertanggung Jawab |
|
|---|
| Jadi Korban Pesawat ATR 42-500, Jenazah Deden Maulana Disambut Puluhan Petugas KKP di Bandara Soetta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Papan-Bunga-Rumah-Pilot.jpg)